Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa. MI/Insi Nantika Jelita
Purbaya Buka Peluang Tiongkok Terbitkan Obligasi di Indonesia
Eko Nordiansyah • 22 April 2026 09:02
Jakarta: Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa membuka peluang bagi Tiongkok untuk menerbitkan surat utang atau obligasi di pasar Indonesia.
Opsi tersebut muncul dalam pembahasan bilateral dengan Menteri Keuangan Tiongkok Lan Fo’an di sela rangkaian Pertemuan Musim Semi Dana Moneter Internasional dan Grup Bank Dunia (IMF-World Bank Spring Meeting) pada 13-17 April di Washington, DC, Amerika Serikat.
“Tiongkok adalah partner dagang terbesar kita, jadi pada pembicaraan itu hasilnya sangat positif,” kata Purbaya kepada wartawan dalam taklimat media di kantor Kementerian Keuangan, Jakarta, dikutip dari Antara, Rabu, 22 April 2026.
Dalam pertemuan tersebut, Purbaya menyampaikan rencana Pemerintah Indonesia menerbitkan obligasi berdenominasi Yuan atau Panda Bond di pasar Tiongkok.
Purbaya mengatakan niat itu mendapat respons positif karena tingkat bunga di pasar keuangan Tiongkok dinilai lebih kompetitif, yang berada di kisaran 2,3 persen.
Kondisi itu dianggap dapat menjadi salah satu alternatif untuk menekan biaya modal atau cost of capital Indonesia.

(Ilustrasi. Foto: Freepik)
Membuka ruang investor akses surat utang Tiongkok
Sebagai bagian dari skema timbal balik, Purbaya menyatakan Indonesia juga membuka peluang bagi Tiongkok untuk menerbitkan obligasi di dalam negeri.Menurut dia, langkah tersebut dapat memberi ruang bagi investor Indonesia untuk mengakses instrumen surat utang Tiongkok, sekaligus memperluas kerja sama pembiayaan kedua negara.
Purbaya mengatakan informasi mengenai opsi pembiayaan dari Tiongkok juga telah disampaikan kepada investor obligasi di Amerika Serikat.
Penyampaian tersebut menjadi bagian dari strategi negosiasi pemerintah untuk menunjukkan Indonesia memiliki alternatif sumber pendanaan dengan biaya yang lebih efisien.
Ia mengungkapkan pendekatan itu berdampak pada peningkatan incoming bid secara signifikan.