Dinas Pendidikan Provinsi DKI Jakarta menggelar puncak peringatan Hari Anak Nasional ke-42 Tahun 2026 di Lippo Mall Nusantara, Jakarta. (Foto: Dok. Ist)
Puncak Hari Anak Nasional ke-42, DKI Jakarta Perkuat Komitmen Ciptakan Lingkungan Ramah Anak
Patrick Pinaria • 30 July 2026 18:26
Jakarta: Dinas Pendidikan Provinsi DKI Jakarta menggelar puncak peringatan Hari Anak Nasional (HAN) ke-42 Tahun 2026 di Lippo Mall Nusantara, Jakarta, Kamis, 30 Juli 2026. Mengusung tema 'Sayang Anak, Lindungi dan Bangun Masa Depan', kegiatan ini menjadi momentum memperkuat komitmen bersama dalam menciptakan lingkungan yang aman, inklusif, dan mendukung tumbuh kembang anak sebagai generasi penerus bangsa.
Peringatan Hari Anak Nasional juga sejalan dengan upaya membangun sumber daya manusia yang unggul menuju Indonesia Emas melalui pemenuhan hak-hak anak, termasuk hak atas pendidikan, perlindungan, serta ruang untuk belajar, berekspresi, dan mengembangkan potensinya.
Sebelum penyelenggaraan acara puncak, Dinas Pendidikan Provinsi DKI Jakarta telah menggelar berbagai rangkaian kegiatan Hari Anak Nasional yang melibatkan ribuan anak. Salah satunya melalui KEMUDI (Kenali Museum Sejak Dini) yang diikuti oleh 1.000 anak PAUD dari lima kota administrasi di DKI Jakarta sebagai upaya menumbuhkan kecintaan terhadap sejarah dan budaya sejak usia dini.

Seorang peserta mengikuti lomba mewarnai dalam rangkaian peringatan Hari Anak Nasional ke-42 yang digelar Dinas Pendidikan Provinsi DKI Jakarta. (Foto: Dok. Ist)
Selain itu, melalui program Kakak Bercerita, seluruh satuan pendidikan di DKI Jakarta bergotong royong mengumpulkan buku untuk disalurkan kepada anak-anak di lembaga pemasyarakatan sebagai bentuk kepedulian sekaligus memperluas akses literasi bagi setiap anak.
Pada puncak peringatan, anak-anak dan keluarga disuguhi berbagai kegiatan edukatif dan menghibur. Salah satunya adalah sesi mendongeng bersama Paman Gery dan Kak Palupi Mutiasih yang mengajak anak-anak belajar nilai-nilai kehidupan melalui cerita-cerita inspiratif.
Acara juga dimeriahkan oleh penampilan para juara Festival Lomba Seni dan Sastra Siswa Nasional (FLS3N) dari berbagai jenjang pendidikan yang menampilkan kreativitas, bakat, dan prestasi peserta didik. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan penyerahan hadiah kepada para pemenang lomba mewarnai, menari, dan bercerita yang telah diselenggarakan sebelumnya.

Dinas Pendidikan Provinsi DKI Jakarta memberikan penghargaan kepada para pemenang lomba mewarnai, menari, dan bercerita pada puncak Hari Anak Nasional ke-42. (Foto: Dok. Ist)
Sebagai bagian dari rangkaian peringatan, peserta juga mengikuti kunjungan edukatif ke Museum Perjuangan Indonesia untuk mengenalkan nilai-nilai perjuangan bangsa sekaligus menumbuhkan kecintaan terhadap sejarah Indonesia.
Kepala Dinas Pendidikan Provinsi DKI Jakarta, Nahdiana, menyampaikan peringatan Hari Anak Nasional bukan sekadar kegiatan seremonial. Momen ini menjadi wadah bagi anak-anak untuk belajar, berkarya, dan bereksplorasi secara menyenangkan, sekaligus memastikan terpenuhinya hak mereka atas pendidikan yang berkualitas.
"Anak-anak adalah investasi terbaik bangsa. Melalui Hari Anak Nasional, kita mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menciptakan lingkungan yang aman, ramah, dan mendukung tumbuh kembang anak agar mereka mampu menjadi generasi yang cerdas, berkarakter, dan berdaya saing," ujarnya.
Melalui peringatan Hari Anak Nasional ke-42 ini, Dinas Pendidikan Provinsi DKI Jakarta berharap semakin banyak ruang yang ramah anak dapat dihadirkan melalui kolaborasi pemerintah, keluarga, sekolah, dunia usaha, dan masyarakat. Sinergi tersebut diharapkan mampu memastikan setiap anak memperoleh haknya untuk tumbuh, belajar, terlindungi, dan berkembang secara optimal menuju masa depan yang lebih baik.