Sinergi Aparat dan Masyarakat Siap Jaga Jakarta selama Ramadan

Ribuan peserta dari berbagai elemen masyarakat mengikuti Apel Siaga Kamtibmas bertema “Jaga Ibu Kota Jakarta untuk Indonesia” di Jakarta menjelang Ramadan 1447 Hijriah. (Foto: Dok. Metro TV)

Sinergi Aparat dan Masyarakat Siap Jaga Jakarta selama Ramadan

Patrick Pinaria • 19 February 2026 18:43

Jakarta: Polda Metro Jaya menggelar Apel Siaga Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas). Kegiatan ini digelar dalam rangka mempersiapkan pengamanan Ramadan 1447 Hijriah.

Sebanyak 10.000 peserta dari berbagai elemen masyarakat dikerahkan untuk memperkuat sinergi menjaga stabilitas keamanan di wilayah DKI Jakarta dan sekitarnya selama bulan suci.

Peserta berasal dari pelajar, organisasi masyarakat, serikat buruh, pengemudi ojek online, hingga komunitas nelayan. Kehadiran mereka menjadi simbol dukungan terhadap Polri dalam menjaga ibu kota tetap kondusif selama Ramadan.


Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Asep Edi Suheri memberikan arahan dalam Apel Siaga Kamtibmas sebagai bagian dari kesiapsiagaan pengamanan Ramadan 1447 Hijriah. (Foto: Dok. Metro TV)

Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Asep Edi Suheri menyatakan apel tersebut merupakan bagian dari kesiapsiagaan agar seluruh rangkaian kegiatan masyarakat pada awal Ramadan dapat berlangsung aman, tertib, dan damai.

"Sebagaimana tema yang kita usung, 'Jaga Jakarta untuk Indonesia' berarti semangat untuk menjaga wilayah kita dari berbagai potensi ancaman dan gangguan, sehingga Kota Jakarta sebagai wajah bangsa dapat selalu stabil, aman, dan tertib," ujar Asep dalam program Newsline di Metro TV, 15 Februari 2026..
 


Inisiatif Polda Metro Jaya dalam mengajak masyarakat turut menjaga keamanan saat Ramadan tahun ini mendapat banyak apresiasi. Salah satunya dari perwakilan serikat buruh, Mubarok. Ia menyatakan dukungannya terhadap langkah sinergi tersebut.

"Langkah ini menjadi sangat penting, bahwa ada peran dari pihak aparat untuk bisa bersinergi dalam menjaga ketertiban dan juga menghindari hal-hal yang tidak kita inginkan. Kami Serikat Buruh bersepakat bahwa ruang demokrasi, aksi-aksi, harus tetap dilakukan sebagai salah satu amanat para pendiri bangsa untuk mengekspresikan kebebasan menyampaikan pendapat di muka umum," ujar Mubarok.


Kapolda Metro Jaya berinteraksi dengan perwakilan serikat buruh dan pengemudi ojek online usai apel. Keterlibatan berbagai elemen masyarakat menjadi simbol kolaborasi menjaga keamanan Jakarta selama Ramadan. (Foto: Dok. Metro TV)

Perwakilan pengemudi ojek online, Aby, dan nelayan Muara Baru, Ricko, juga menyampaikan apresiasi atas upaya kepolisian menjaga keamanan lingkungan.

"Acara seperti ini sungguh sangat positif bagi kami dan khususnya buat masyarakat wilayah Jakarta dan nasional. Kita sebagai bagian dari masyarakat harus bisa mendeteksi hal-hal yang mungkin kurang baik atau kurang positif, lalu memberikan informasi kepada pihak kepolisian," ujar Aby.

"Kami para nelayan Muara Baru berterima kasih atas keaktifan polisi dalam menjaga lingkungan Muara Baru. Saya harap seluruh polisi dapat terus bersinergi untuk keamanan Jakarta ke depan," kata Ricko.

Dengan sinergi antara aparat dan masyarakat, diharapkan suasana Ramadan di Jakarta dapat berjalan aman dan kondusif sehingga warga dapat menjalankan ibadah dengan nyaman.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Rosa Anggreati)