UMK Didorong Naik Kelas Melalui Pemanfaatan QRIS

Ketua Komisi XI DPR RI Mukhamad Misbakhun saat acara Publik Bicara BSBI bertema ‘QRIS Akselerator Transaksi Digital dan Perkuat Daya Saing UMK’ di Pandaan, Kabupaten Pasuruan, Jumat, 1 Mei 2026. (Dokumentasi/ Istimewa)

UMK Didorong Naik Kelas Melalui Pemanfaatan QRIS

Silvana Febiari • 2 May 2026 08:54

Pasuruan: Ketua Komisi XI DPR RI Mukhamad Misbakhun mendorong para pelaku usaha mikro kecil (UMK) memanfaatkan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) dalam bertransaksi. Legislator Partai Golkar itu meyakini penggunaan QRIS dapat membuat transaksi lebih efisien sekaligus memperkuat daya saing UMK.

Misbakhun menyatakan digitalisasi sistem pembayaran merupakan keniscayaan di tengah pesatnya perkembangan teknologi. Menurutnya, Bank Indonesia (BI) menghadirkan QRIS sebagai solusi yang praktis, aman, dan efisien untuk mendukung transaksi masyarakat, termasuk para pelaku UMK di berbagai daerah.

“QRIS hadir tidak hanya untuk mempermudah transaksi, tetapi juga untuk memperkuat fondasi ekonomi rakyat. Dengan QRIS, pelaku UMK bisa naik kelas karena memiliki pencatatan keuangan yang lebih baik dan akses pembiayaan yang lebih terbuka,” ujar Misbakhun di acara Publik Bicara BSBI bertema ‘QRIS Akselerator Transaksi Digital dan Perkuat Daya Saing UMK’ di Pandaan, Kabupaten Pasuruan, Jumat, 1 Mei 2026.
 


Ketua BSBI M. Nawir Messi hadir langsung pada acara itu. Dia didampingi oleh dua anggota BSBI, Irwan Lubis dan Mohamad Khusaini, dalam kegiatan sosialisasi yang dihadiri para pelaku UMK di Kabupaten Pasuruan.

Lebih lanjut, Misbakhun menjelaskan QRIS yang diluncurkan pada 17 Agustus 2019 akan terus berkembang. Wakil rakyat di Komisi Keuangan dan Perbankan DPR itu menegaskan ke depan QRIS tidak hanya digunakan untuk transaksi di dalam negeri, tetapi juga akan dikembangkan untuk mendukung transaksi lintas negara.


Ketua Komisi XI DPR RI Mukhamad Misbakhun saat acara Publik Bicara BSBI bertema ‘QRIS Akselerator Transaksi Digital dan Perkuat Daya Saing UMK’ di Pandaan, Kabupaten Pasuruan, Jumat, 1 Mei 2026. (Dokumentasi/ Istimewa)


Misbakhun meyakini perluasan jangkauan QRIS akan turut meningkatkan daya saing UMK Indonesia di pasar global. Legislator yang juga menjabat sebagai Ketua Bidang Kebijakan Ekonomi DPP Partai Golkar itu pun mendorong para pelaku UMK untuk menangkap peluang tersebut dengan memanfaatkan QRIS.

“Dengan semakin luasnya adopsi QRIS, kami berharap UMK di daerah, termasuk di Kabupaten Pasuruan, bisa lebih terhubung dengan ekosistem ekonomi digital dan memanfaatkan peluang pasar yang lebih besar,” harapnya.


Ketua Komisi XI DPR RI Mukhamad Misbakhun saat acara Publik Bicara BSBI bertema ‘QRIS Akselerator Transaksi Digital dan Perkuat Daya Saing UMK’ di Pandaan, Kabupaten Pasuruan, Jumat, 1 Mei 2026. (Dokumentasi/ Istimewa)


Misbakhun juga meyakinkan para pelaku UMK tidak khawatir soal keamanan bertransaksi dengan QRIS. BI, katanya, sebagai otoritas moneter membangun ekosistem pembayaran digital yang inklusif dan aman. 

Wakil rakyat asal Pasuruan itu menegaskan QRIS merupakan sistem pembayaran yang paling sesuai dengan kondisi Indonesia. Terutama jika dilihat dari aspek infrastruktur dan keamanannya.

“QRIS juga memberikan kemudahan dan keamanan dalam bertransaksi. Masyarakat tidak perlu lagi bergantung pada uang tunai, sehingga risiko kehilangan maupun kesalahan dalam transaksi dapat diminimalkan,” kata Misbakhun.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Silvana Febiari)