Cempaka Putih Barat Olah Botol Plastik Jadi Produk Bernilai Ekonomi

Ilutrasi botol plastik. Foto: Antara.

Cempaka Putih Barat Olah Botol Plastik Jadi Produk Bernilai Ekonomi

Anggi Tondi Martaon • 25 July 2026 14:49

Jakarta: Warga RW 05 Kelurahan Cempaka Putih Barat, Jakarta Pusat, mengolah sampah botol plastik bekas menjadi berbagai produk kerajinan tangan bernilai ekonomi. Kreasi tersebut memanfaatkan mesin Filamini dan printer tiga dimensi (3D).

"Mesin Filamini dan printer 3D sangat bermanfaat bagi warga untuk mengolah sampah anorganik menjadi barang bernilai ekonomis," kata Lurah Cempaka Putih Barat Ani Purnama dikutip dari Antara, Sabtu, 25 Juli 2026.

Dia mengatakan warga memanfaatkan peralatan tersebut untuk memproduksi berbagai kerajinan, seperti gantungan kunci, replika mainan, dan suvenir berbahan plastik daur ulang.

Ani menjelaskan proses pengolahan itu diawali dengan memilah, membersihkan, dan memotong botol plastik bekas hingga menjadi lembaran tipis. Selanjutnya, lembaran plastik dimasukkan ke mesin Filamini untuk diolah menjadi gulungan filamen yang digunakan sebagai bahan baku printer 3D.

Selain menghasilkan produk kerajinan, pihak kelurahan memperoleh alat pres sampah plastik. Diharapkan, dapat mendukung pengelolaan sampah anorganik di wilayah tersebut.

"Setelah bahan baku tersedia, printer 3D digunakan untuk membuat berbagai desain kerajinan tangan," ujar Ani.

Ilustrasi sampah. Foto: Medcom.id.

Lebih lanjut, dia menyebutkan mesin Filamini, printer 3D, dan alat pres sampah plastik tersebut merupakan bantuan program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) dari Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek) bersama Universitas Mercu Buana yang diterima sekitar dua pekan lalu.

Dia pun berharap bantuan peralatan itu dapat meningkatkan kesadaran masyarakat, bahwa sampah plastik masih memiliki nilai guna apabila diolah dengan tepat.

"Kami optimistis bantuan ketiga alat pengolahan plastik ini akan mempercepat proses pengurangan sampah anorganik di wilayah Cempaka Putih Barat," ungkap Ani. 

(Anggi Tondi)