Presiden Iran Serukan Negara Teluk Tak Fasilitasi Operasi Militer Musuh

Presiden Iran Masoud Pezeshkian. (Anadolu Agency)

Presiden Iran Serukan Negara Teluk Tak Fasilitasi Operasi Militer Musuh

Willy Haryono • 28 March 2026 20:16

Teheran: Presiden Iran Masoud Pezeshkian menyerukan negara-negara Teluk untuk tidak membiarkan wilayah mereka digunakan sebagai basis operasi pihak yang ia sebut sebagai “musuh” dalam konflik yang sedang berlangsung.

Dalam pernyataan di media sosial pada Sabtu, 28 Maret 2026, Pezeshkian menegaskan Iran tidak melakukan serangan pendahuluan, namun akan merespons keras jika infrastruktur dan pusat ekonominya diserang.

“Jika Anda menginginkan pembangunan dan keamanan, jangan biarkan musuh kami menjalankan perang dari wilayah Anda,” tulisnya, dilansir dari Yeni Safak.

Pernyataan tersebut muncul di tengah eskalasi konflik yang melibatkan banyak negara sejak Amerika Serikat (AS) dan Israel melancarkan serangan ke Iran pada 28 Februari.

Konflik tersebut telah menewaskan lebih dari 1.340 orang, termasuk Pemimpin Tertinggi Iran saat itu, Ali Khamenei, serta memicu serangan balasan Iran berupa gelombang drone dan rudal yang menargetkan Israel dan negara-negara Teluk yang menjadi lokasi aset militer AS.

Pesan Pezeshkian dinilai ditujukan kepada negara-negara Teluk, yang berada dalam posisi sulit karena menjadi tuan rumah pangkalan militer AS sekaligus turut terdampak serangan Iran.

Sejumlah negara di kawasan tersebut telah mengalami serangan rudal dan drone sejak konflik dimulai, di tengah peran mereka sebagai mitra keamanan AS.

Di sisi lain, Turki yang menjaga hubungan dengan Iran dan negara-negara Barat terus menyerukan deeskalasi, serta memperingatkan bahwa penggunaan wilayah negara ketiga untuk operasi militer berisiko memperluas konflik di kawasan Timur Tengah.

Baca juga:  Presiden Iran Desak Negara Muslim Lawan Agresi AS-Israel

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Willy Haryono)