KPKP Jakbar Tangkap 122 Kg Ikan Sapu-sapu

Petugas Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Pertanian (KPKP) Jakarta Barat kembali menangkap ikan sapu-sapu di Kali Banjir Kanal Barat, wilayah Kelurahan Jati Pulo, Palmerah. Foto: Antara.

KPKP Jakbar Tangkap 122 Kg Ikan Sapu-sapu

Anggi Tondi Martaon • 8 May 2026 22:27

Jakarta: Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Pertanian (KPKP) Jakarta Barat, kembali melanjutkan penangkapan ikan sapu-sapu. Hari ini, 122 kilogram ikan invasi itu ditangkap di Kali Banjir Kanal Barat, wilayah Kelurahan Jati Pulo, Palmerah, Jumat, 8 Mei 2026.

"Hari kita ada penangkapan lagi di Kali Banjir Kanal Barat. Di sana tadi ikannya besar-besar ya, ada yang lebih dari satu kilogram. Kita tangkap 111 ekor, total beratnya 122 kilogram," kata Kepala Seksi Perikanan Sudin KPKP Jakarta Barat, Aas Asih, dikutip dari Antara, Jumat, 8 Mei 2026.

Penangkapan dilakukan menggunakan jala ikan dan perahu karet bantuan dari Suku Dinas Lingkungan Hidup. "Seperti biasa, setelah kita tangkap, sapu-sapunya dikubur," ungkap Aas.

Dia menjelaskan bahwa ikan sapu-sapu dinilai memiliki sifat yang invasif sehingga berbahaya bagi populasi ikan lain di Kali Taman Semanan Indah.

"Jadi, dia berkembang biasanya cepat sekali, sehingga ikan lokal nanti terdesak," tuturnya.

Selain itu, spesies ikan ini juga membuat lubang pada dinding turap yang membuat turap cepat rapuh. "Memang sifat ikan sapu-sapu itu, dia melubangi tembok untuk berliang. Jadi kan nanti bisa merusak turap saluran-saluran yang ada di wilayah Jakarta," ujar Aas.

Ilustrasi ikan sapu-sapu. Foto: Pexels.

Ikan sapu-sapu juga kerap diburu oknum tertentu untuk dijadikan olahan seperti siomay. "Dikhawatirkan, kalau ada masyarakat yang mengkonsumsi itu (olahan ikan sapu-sapu) secara terus-menerus, dia (logam berat) terakumulasi dalam tubuh manusia. Makanya, (ikan sapu-sapu) mesti dibasmi," kata Aas.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Anggi Tondi)