Iran akan membuka kembali wilayah udaranya secara bertahap dalam empat fase setelah konflik dengan AS dan Israel. (Anadolu Agency)
Iran Akan Buka Kembali Wilayah Udara Secara Bertahap dalam Empat Fase
Willy Haryono • 19 April 2026 19:34
Teheran: Wilayah udara Iran akan dibuka kembali secara bertahap dalam empat fase, menurut keterangan otoritas penerbangan sipil negara tersebut yang dilaporkan media IRIB, Minggu, 19 April 2026.
Fase pertama memungkinkan penerbangan transit kembali beroperasi. Selanjutnya, fase kedua akan mencakup pembukaan penerbangan dari bandara di wilayah timur Iran.
Pada fase ketiga, operasi penerbangan akan dipulihkan di Bandara Mehrabad dan Imam Khomeini. Dilansir dari Antara, fase keempat dan terakhir akan mencakup pembukaan penerbangan dari bandara di wilayah barat Iran.
“Penjualan tiket pesawat saat ini ditangguhkan. Masyarakat diminta memperhatikan pengumuman resmi terkait status bandara dan ketersediaan tiket,” ujar Wakil Direktur Organisasi Penerbangan Sipil Iran.
IRIB tidak menyebutkan jadwal pasti dimulainya pembukaan kembali tersebut.
Sebelumnya, kantor berita Mehr, mengutip Organisasi Penerbangan Sipil, melaporkan bahwa operasional penerbangan di seluruh bandara akan dipulihkan secara bertahap, bergantung pada kesiapan teknis serta koordinasi antara otoritas militer dan sipil.
Penutupan wilayah udara Iran terjadi setelah konflik antara Iran dengan Amerika Serikat (AS) dan Israel pada akhir Februari. Pada 28 Februari, AS dan Israel melancarkan serangan terhadap Iran, yang kemudian dibalas Teheran dengan serangan ke Israel serta sejumlah negara di kawasan yang menampung aset militer AS.
Konflik tersebut memasuki masa jeda sejak 8 April setelah Pakistan memediasi gencatan senjata selama dua minggu.
Dalam perkembangan terpisah, Washington dan Teheran telah menggelar pembicaraan di Pakistan pada akhir pekan lalu untuk mendorong tercapainya kesepakatan damai, dengan rencana pertemuan lanjutan yang masih diupayakan.
Baca juga: Data Intelijen AS Sebut Kapasitas Militer Iran Masih Signifikan