Ahli Gizi Ingatkan Pentingnya Monitoring dalam Pelaksanaan MBG di SPPG Polri

Presiden Prabowo Subianto meninjau fasilitas SPPG Polri di Palmerah, Jakarta Barat, 13 Februari 2026. (Foto: Dok. Metro TV)

Ahli Gizi Ingatkan Pentingnya Monitoring dalam Pelaksanaan MBG di SPPG Polri

Patrick Pinaria • 14 February 2026 20:20

Jakarta: Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Polri telah diresmikan Presiden Prabowo Subianto. Kehadiran SPPG Polri menandai penguatan dukungan institusi kepolisian terhadap pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Inisiatif Polri membentuk SPPG serta mendukung MBG di nasional ini mendapat pujian. Salah satunya Ahli Gizi Universitas Indonesia, Prof. dr. drg. Sandra Fikawati. Namun, ia menekankan bahwa konsistensi standar gizi menjadi faktor penting dalam keberhasilan program.

Menurutnya, kebutuhan energi anak berbeda berdasarkan kelompok usia sehingga diperlukan standar resep dan gramasi yang terukur. Menu makan siang dalam program MBG, lanjutnya, perlu memenuhi sekitar 30 persen kebutuhan kalori harian serta mencakup zat gizi makro dan mikro secara seimbang.

Ia juga menyoroti pentingnya monitoring status gizi, termasuk pengukuran tinggi dan berat badan secara berkala guna melihat dampak program dalam jangka waktu tertentu.


Ahli Gizi Universitas Indonesia, Prof. dr. drg. Sandra Fikawati. (Foto: Dok. Metro TV)

Dari sisi distribusi, Sandra menyampaikan bahwa penerapan SOP dan quality control menjadi kunci agar kualitas makanan tetap terjaga hingga dikonsumsi.

"Walaupun makanan baik di awal, kalau distribusinya terlalu lama atau tidak segera dikonsumsi, itu bisa berdampak," ujar Prof Sandra dalam tayangan program Selamat Pagi Indonesia di Metro TV, Jumat, 13 Februari 2026.
 



Selain aspek teknis, edukasi gizi kepada anak, ibu hamil, dan ibu menyusui dinilai perlu berjalan beriringan dengan penyediaan makanan. Pemahaman terhadap manfaat gizi diharapkan dapat mendorong konsumsi yang optimal.

Presiden Prabowo telah meresmikan 1.179 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Polri dan 18 gudang ketahanan pangan pada Jumat, 13 Februari 2026. 

Dalam kesempatan tersebut, Presiden juga meninjau langsung fasilitas SPPG Polri di Palmerah, Jakarta Barat. Kepala Negara melihat proses produksi makanan, sistem sterilisasi peralatan, hingga mekanisme pengemasan sebelum didistribusikan ke sekolah penerima manfaat. Presiden turut mencicipi salah satu menu MBG sebagai bagian dari peninjauan kualitas dan kesiapan operasional.

SPPG yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia tersebut dirancang mengikuti standar Badan Gizi Nasional (BGN) serta dilengkapi fasilitas pendukung untuk menjaga keamanan dan kualitas pangan. Secara proyeksi, apabila seluruh unit beroperasi penuh, program ini dapat menjangkau lebih dari 2,9 juta penerima manfaat.

Dengan dukungan infrastruktur, pengawasan standar operasional, serta penguatan edukasi, pelaksanaan MBG melalui SPPG Polri diharapkan dapat berjalan secara konsisten dan berkelanjutan dalam mendukung peningkatan kualitas gizi masyarakat.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Rosa Anggreati)