Ilustrasi Wall Street. Foto: Unplash
Annisa Ayu Artanti • 8 December 2023 08:19
New York: Wall Street kembali ditutup menguat dengan penguatan tertinggi terjadi pada indeks Nasdaq.
Penguatan indeks ditopang oleh saham-saham teknologi seperti Alphabet dan AMD yang mengimbangi penurunan saham-saham energi menjelang laporan pekerjaan bulanan yang akan dirilis Jumat.
Melansir Investing.com, Jumat, 8 Desember 2023, indeks S&P 500 telah naik 0,80 persen, Dow Jones Industrial Average yang terdiri naik 0,2 persen, dan Nasdaq Composite naik 1,4 persen.
Alphabet memimpin sektor teknologi
Saham Alphabet Inc Kelas A (NASDAQ: GOOGL) naik lebih dari lima persen dalam sehari setelah perusahaan ini meluncurkan model AI terbarunya, Gemini.
Sistem AI multi-model baru, yang memahami audio, foto, dan video, hadir ketika raksasa teknologi ini ingin bertarung dengan saingannya OpenAI, Microsoft (NASDAQ: MSFT) dan Meta (NASDAQ: META).
Saham-saham cip juga mendukung sektor teknologi yang lebih luas, dengan kenaikan hampir tiga persen, ditopang oleh lonjakan saham Advanced Micro Devices.
Baca juga: Pasar Saham AS: Dow Jones Ditutup Melemah karena Dorongan Harapan Suku Bunga Memudar
Advanced Micro Devices Inc (NASDAQ: AMD) naik lebih dari sembilan persen setelah meluncurkan cip AI barunya MI300X karena pembuat chip ini akan bertarung dengan Nvidia (NASDAQ: NVDA).
GameStop meluncurkan rencana untuk membeli saham C3.ai (NYSE: AI) yang menjadi favorit investor ritel merosot hampir 11 persen setelah grup perangkat lunak aplikasi AI mencatat kerugian operasi setahun penuh sebesar USD115 juta hingga USD135 juta, lebih dalam dari perkiraan sebelumnya sebesar USD70 juta-USD100 juta.
Data pasar tenaga kerja menjadi fokus investor
Data Kamis menunjukkan jumlah orang Amerika yang mengajukan bantuan pengangguran pertama kali mencapai 220 ribu. Hal itu menandai sedikit kenaikan dari 219 ribu untuk pekan yang berakhir pada 25 November. Adapun, para ekonom memperkirakan angka 222 ribu.
Angka-angka terbaru ditambahkan ke serangkaian data baru-baru ini yang menunjukkan pasar tenaga kerja yang lemah, meskipun laporan penggajian nonpertanian untuk bulan November akan menjadi pusat perhatian.
Para ekonom memperkirakan bahwa ekonomi menciptakan 180 ribu pekerjaan baru bulan lalu, dengan tingkat pengangguran kemungkinan besar stabil di 3,9 persen.