Pemerintah Kota (Pemkot) Jakarta Timur (Jaktim) melalui jajaran Kecamatan Kramat Jati menjaring 25 pelaku pembuang sampah liar di Jalan Raya Bogor, Kelurahan Kramat Jati, Jakarta Timur, Sabtu (24/10/2026). ANTARA/HO-Pemerintah Kota Jakarta Timur
25 Pembuang Sampah Liar di Kramat Jati Jaktim Ditangkap
Siti Yona Hukmana • 26 October 2026 11:56
Jakarta: Pemerintah Kota Jakarta Timur melalui jajaran Kecamatan Kramat Jati menjaring 25 pelaku pembuang sampah liar di Jalan Raya Bogor, Kelurahan Kramat Jati. Penangkapan dilakukan Operasi Tangkap Tangan (OTT) di dua lokasi tersebut pada Mingu malam hingga Senin dini hari, 26 Oktober 2026.
"Hasilnya ada 25 orang yang berhasil kita tangkap, saat dipergoki membuang sampah sembarangan di dua lokasi tersebut," kata Wakil Camat Kramat Jati Zaini Miftah saat dikonfirmasi di Jakarta, dilansir Antara, Senin, 26 Oktober 2026.
"Warga banyak membuang sampah sembarangan di Jalan Raya Bogor, terutama di depan Lippo Plaza Kramat Jati dan di bawah jembatan penyeberangan orang (JPO) Pasar Kramat Jati," ujar Zaini.
OTT terhadap pelaku pembuang sampah liar ini melibatkan sekitar 50 personel gabungan dari unsur kecamatan, kelurahan, Babinsa, Bimaspol, Satpol PP, PPSU, FKDM, Satlinmas, pengurus RT dan RW, LMK dan FKDM.
.jpg)
Ilustrasi sampah. Foto: Metrotvnews/Roni Kurniawan.
Selain memberikan sanksi, kata Zaini, pihaknya mengedukasi para pelanggar agar membuang sampah pada tempat yang telah ditentukan.
Sementara itu, Kepala Seksi Perekonomian dan Pembangunan (Ekbang) Kecamatan Kramat Jati Daily Juniarti, menambahkan denda administrasi yang terkumpul dari para pelanggar mencapai Rp1,4 juta. Uang itu dimasukkan ke kas daerah.
Daily menjelaskan dari data yang didapat, para pelaku pembuang sampah secara liar ini umumnya merupakan para pedagang kaki lima yang biasa berjualan di kawasan tersebut.
"Selain itu juga ada pembantu rumah tangga, pemilik bengkel sepeda motor, tukang ojek online dan lainnya," kata Daily.
Berdasarkan domisili dari KTP, para pelaku merupakan warga dari Kelurahan Tengah, Cililitan, Kramat Jati, Batu Ampar, Balekambang, dan Cakung.
"Kami akan terus melakukan OTT sambil mengedukasi warga agar tidak membuang sampah sembarangan," ungkap Daily.