Ilustrasi. Foto: Medcom.id.
Polisi Selidiki Kasus Pelecehan Toilet Resto oleh Influencer Sashfir
Muhammad Adyatma Damardjati • 24 October 2026 08:54
Jakarta: Polres Metro Jakarta Selatan menyelidiki kasus dugaan kekerasan seksual berbasis elektronik yang dialami influencer Sashfir (S). Kasus itu terkait perekaman diam-diam di toilet wanita sebuah restoran.
"Pelaku secara diam-diam menggunakan telepon seluler di toilet wanita. Perkara sudah memasuki tahap penyidikan," ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto, Jumat, 23 Oktober 2026.
Budi menjelaskan kasus ini ditangani Unit VI PPA Polres Metro Jakarta Selatan. Laporan dibuat terkait peristiwa yang terjadi pada April 2026.
"Penyidik telah memeriksa enam orang, terdiri dari pelapor, empat saksi, dan terlapor. SPDP telah dikirim ke Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan," jelas Budi.
Budi menyebut barang bukti berupa iPhone 14. Perkara ini melanggar Pasal 14 Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2022 tentang Tindak Pidana Kekerasan Seksual.
"Barang bukti berupa iPhone 14 dan dilakukan pemeriksaan digital forensik secara scientific investigation," tegas Budi.
Budi menambahkan pelaku mengklaim bukti video telah dihapus. Meski demikian, penyidik mengandalkan laboratorium forensik digital untuk memulihkan data.
"Barang bukti masih dilakukan di laboratorium digital forensik, untuk hasilnya belum diketahui. Apabila sudah dihapus, bisa dilakukan compress kembali, di-refresh kembali. Ini menjadi suatu alat bukti dan mungkin ada bukti-bukti lain selain dari handphone," ujar Budi.
Budi menegaskan penyidik masih menunggu hasil laboratorium forensik digital. Hasil itu akan menentukan langkah hukum selanjutnya.
Kasus ini bermula saat Sashfir berada di dalam bilik toilet sebuah restoran di kawasan Senopati, Jakarta Selatan. Ia melihat ponsel disodorkan dari atas sekat. Terduga pelaku merupakan pegawai laki-laki restoran yang telah diberhentikan.