Kapolri: Penindakan Narkoba Harus Lebih Masif

Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto. Foto: Dok. Metro TV.

Kapolri: Penindakan Narkoba Harus Lebih Masif

Muhammad Adyatma Damardjati • 13 October 2026 12:42

Jakarta: Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto bertekad memberantas peredaran narkoba di Indonesia untuk melindungi masyarakat. Pemberantasan narkoba disebut membutuhkan langkah masif dan berkelanjutan. 

"Saya ingin membersihkan Indonesia dari peredaran narkoba yang sekarang sudah semakin masif. Kita harus lebih masif dalam bertindak," kata Suyudi dalam keterangan tertulis, Selasa, 13 Oktober 2026.

Suyudi mengatakan pemberantasan narkoba sejalan dengan semangat Polisi Bersama Masyarakat, yang menempatkan perlindungan dan keamanan sebagai bagian penting dari pelaksanaan tugas kepolisian. Namun, upaya ini tidak bisa dilakukan sendiri. Perlu kerja sama seluruh pihak agar ruang gerak bandar semakin terbatas. 

"Partisipasi warga diperlukan untuk membantu mencegah peredaran narkoba," ujar Suyudi.

Bareskrim Polri menggerebek sembilan wilayah terindikasi sarang narkoba di Sumatra Utara (Sumut) pada Minggu, 11 Oktober 2026. Foto: Istimewa.

Lebih lanjut, Suyudi menegaskan Polri membedakan penanganan antara pengguna dengan bandar maupun pengedar narkoba. Pengguna yang memenuhi ketentuan diarahkan menjalani rehabilitasi, sedangkan bandar dan pengedar diproses sesuai hukum.

Polri akan memperkuat koordinasi lintas lembaga. Korps Bhayangkara berkomitmen penelusuran jaringan pemasok dan pihak di balik peredaran narkotika akan terus dilakukan.

(Siti Yona Hukmana)