Kepala Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik (Diskominfotik) DKI Jakarta Marulina Dewi (tengah). Foto: Metrotvnews.com/Nattasya Amani Vrazeti.
Pemprov DKI Gandeng Duta Antihoaks Berantas Berita Palsu
Nattasya Amani Vrazeti • 2 November 2026 15:23
Jakarta: Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menggandeng para pelajar tingkat SMA yang tergabung sebagai Duta Antihoaks. Langkah ini untuk memperkuat edukasi dan menangkal penyebaran berita palsu di tengah masyarakat.
“Dengan adanya adik-adik Duta Antihoaks nanti satu tahun ke depan, mereka menjadi partner dari kami,” ucap Kepala Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik (Diskominfotik) DKI Jakarta, Marulina Dewi, di Balai Kota DKI Jakarta, Senin, 2 November 2026.
Baca Juga :
Pemprov DKI Jakarta telah menggenjot berbagai program edukasi terkait pencegahan hoaks dengan melibatkan lurah, pengurus RT/RW, hingga posyandu. Hal ini guna membantu warga mengenali informasi yang valid.
“Untuk menyampaikan berbagai program pemerintah dan juga mengedukasi warga bagaimana mengantisipasi ini berita benar atau berita palsu,” kata Marulina.
.jpg)
Ilustrasi hoaks. Foto: Dok. Medcom.id.
Selain menjangkau masyarakat umum, literasi informasi ini digencarkan hingga ke lingkungan sekolah. Dengan melibatkan pelajar sebagai Duta Antihoaks, Marulina menilai penyampaian pesan akan menjadi lebih efektif karena menggunakan pendekatan komunikasi anak muda.
“Gaya bicaranya itu tidak lagi seperti gaya government style, tetapi gaya anak muda yang kami yakin mudah untuk diterima oleh masyarakat pada umumnya,” ucap Marulina.
Program Duta Antihoaks ini akan didukung penuh melalui alokasi APBD lewat Biro Kerja Sama Daerah, termasuk menjalin kerja sama sister city (kerja sama dua wilayah). Hal ini guna mengadopsi praktik terbaik (best practices) dari luar negeri dalam hal penanganan hoaks dan pemeriksaan fakta.
“Kita akan mencari, mengkurasi negara yang memiliki praktik baik terhadap memerangi hoaks atau fact-checking seperti ini,” ucap Marulina.