Suami istri pelaku pembunuhan anak di Kebayoran Lama, Jakarta Selatan mengenakan baju tahanan oranye. Foto: Metrotvnews.com/Afifah Alfina.
Jasad Anak Korban Pembunuhan di Kebayoran Lama Dibungkus Kresek Sebelum Dikubur
Siti Yona Hukmana • 2 November 2026 15:05
Jakarta: Polisi membongkar upaya penyembunyian jasad balita, korban pembunuhan di wilayah Kebayoran Lama, Jakarta Selatan. Anak berusia 20 bulan dibunuh di toilet umum sekitar Stasiun Kebayoran Lama dan dibungkus kresek hitam untuk dikuburkan di sebuah tanah kosong di Bendungan Hilir, Jakarta Pusat.
"Kami menemukan itu sudah dalam keadaan terkubur dengan kantong kresek seperti itu dan untuk pengurukannya sendiri itu tidak sampai 50 cm,” kata Kapolsek Kebayoran Lama, Kompol Seala Syah Alam, di Polres Metro Jakarta Selatan, Senin, 2 November 2026.
Mereka sempat tidak jujur kepada polisi terkait lokasi penguburan korban. Setelah dicecar, akhirnya kedua pelaku mengaku menguburkan anaknya di tanah kosong Kawasan Benhil, Jakarta Pusat.
Saat ditemukan oleh tim penyidik di lokasi, kondisi jasad balita tersebut berada dalam kantung plastik hitam dan dikubur secara tidak layak. Kedalaman pengerukan tanah hanya 50 cm.
.jpeg)
Kapolsek Kebayoran Lama, Kompol Seala Syah Alam (dua dari kanan). Foto: Metrotvnews.com/Afifah Alfina.
Berdasarkan hasil reka kejadian, pelaku AR melancarkan tindakan kekerasan fisik bertubi-tubi ke korban. Penganiayaan tersebut dilakukan sebanyak dua kali dalam kurun waktu beberapa jam pada Sabtu malam, 31 Oktober 2026.
“Dua kali di WC umum itu di jam 7 malam hari Sabtu tanggal 31 Oktober dan juga jam 11 malam, di mana ada saksi pemilik toilet umum,” ungkap Seala.
Peristiwa pidana ini terungkap dari kecurigaan pengelola WC umum yang mendengar tangisan korban. Kecurigaan warga semakin menguat ketika pelaku kembali mendatangi lokasi kejadian dengan gerak-gerik mencurigakan. Warga yang sigap langsung mengamankan pelaku dan melaporkan kejadian tersebut ke kantor kepolisian terdekat.
(Metrotvnews.com/Afifah Alfina)