Pembangunan Embung Pondok Labu, Cilandak, Jakarta Selatan yang ditargetkan rampung pada Desember 2026, Jakarta, Senin (5/10/2026). ANTARA/Luthfia Miranda Putri.
Pembangunan Embung Pondok Labu Telan Biaya Rp63,87 Miliar
Siti Yona Hukmana • 7 October 2026 10:19
Jakarta: Pembangunan Embung Pondok Labu atau Waduk Bango di Cilandak, Jakarta Selatan, menelan biaya Rp63,87 miliar. Angka itu ditambah pajak pertambahan nilai (PPN).
"Anggaran pembangunan Embung Pondok Labu sebesar Rp63.874.487.924,681 ditambah PPN," kata Ketua Subkelompok Drainase Bidang Pengendalian Banjir dan Drainase Dinas Sumber Daya Air (SDA) Provinsi DKI Jakarta Puryanto Palebangan saat dihubungi di Jakarta, dilansir Antara, Rabu, 7 Oktober 2026.
Sementara itu, Suku Dinas SDA Jakarta Selatan membenarkan Waduk Bango masih dalam tahap pembangunan. Pernyataan tersebut disampaikan menyusul informasi yang menyebut waduk tersebut jebol setelah hujan mengguyur kawasan sekitar.
"Waduk Bango, sepertinya lagi ada pekerjaan dinas. Iya (lagi revitalisasi), memang lagi ada pembangunan waduknya," kata Kepala Seksi Pemeliharaan Sudin SDA Jakarta Selatan Junjung Paulus.

Lokasi Waduk Bango, Pondok Labu, Cilandak, Jakarta Selatan yang dalam proses pembangunan, Jakarta, Jumat (2/10/2026). ANTARA/Luthfia Miranda Putri.
Junjung menegaskan pekerjaan pembangunan waduk tersebut masih berlangsung. Informasi mengenai kondisi waduk tersebut muncul setelah sejumlah permukiman di Jalan Bango 4 tergenang saat hujan pada Rabu, 30 September 2026.
Warga RT 9 bernama Oji mengatakan genangan melanda sedikitnya empat RT, yakni RT 9, RT 10, RT 11, dan RT 14. Ketinggian air disebut mencapai sekitar 60 sentimeter atau setinggi lutut orang dewasa.
Menurut Oji, warga menduga genangan berkaitan dengan masuknya air kali melalui sodetan di bawah jembatan serta sistem pompa yang belum bekerja maksimal selama pembangunan berlangsung.
Dia berharap pengelola proyek memberikan penjelasan mengenai prosedur operasional selama pembangunan agar aktivitas pekerjaan dapat tetap berjalan tanpa berdampak pada permukiman warga.