Ilustrasi swalayan. Foto: Pexels
Harga Mahal dan Keterbatasan Pilihan Jadi Tantangan Produk Sehat
Muhamad Marup • 2 October 2026 18:21
Jakarta: Pola hidup sehat sudah menjadi tren masyarakat. Meski demikian, produk sehat terutama untuk konsumsi menghadapi tantangan harga mahal dan keterbatasan pilihan.
Dorongan menghadirkan berbagai produk sehat terus dilakukan. Salah satunya melalui sertifikasi B Corp™, sebuah gerakan global yang dikembangkan oleh B Lab™ untuk mendorong perusahaan menggunakan bisnis sebagai kekuatan untuk memberikan manfaat bagi manusia dan lingkungan.
Dalam proses Sertifikasinya, B Lab™ menggunakan B Impact Assessment untuk mengevaluasi dampak perusahaan melalui lima area utama, yaitu Governance, Workers, Community, Environment, dan Customers. Kelima area tersebut melihat bagaimana perusahaan menjalankan bisnisnya serta dampaknya terhadap berbagai pemangku kepentingan.
Dengan demikian, penilaian terhadap sebuah perusahaan tidak berhenti pada apakah perusahaan tersebut memiliki program sosial atau kegiatan lingkungan. B Lab™ melihat bagaimana prinsip tersebut diterapkan dalam berbagai bagian dari bisnis.

B Corp™. Dok: istimewa
Di Indonesia, salah satu perusahaan yang mendapat sertifikasi B Corp™ adalah Lemonilo. Lemonilo konsisten membuat pilihan hidup sehat lebih mudah diakses.
Momentum satu dekade Lemonilo ditandai dengan pengembangan perusahaan lebih luas lagi dengan membangun cara berbisnis yang mempertimbangkan manusia, masyarakat, dan lingkungan. Sertifikasi B Corp bukan berarti perjalanan perusahaan selesai, tapi menjadi bagian dari proses untuk terus melihat dan meningkatkan dampak yang dihasilkan perusahaan terhadap berbagai pemangku kepentingan.
"Kami belajar bahwa membangun Indonesia yang lebih sehat akan sangat berkaitan dengan bagaimana sebuah perusahaan menjalankan bisnisnya, bagaimana kami memperlakukan orang di dalam dan di sekitar perusahaan, bagaimana kami memperhatikan lingkungan, dan bagaimana kami mengambil keputusan untuk masa depan,” ujar Shinta Nurfauzia, Co-Founder dan Co-CEO Lemonilo, dalam keterangan tertulisnya.
Dalam satu dekade terakhir, Lemonilo telah menjalankan berbagai kolaborasi bersama pemerintah, lembaga kemanusiaan, komunitas, dan mitra sebagai bagian dari upayanya memberikan manfaat yang lebih luas. Dukungan tersebut hadir dalam berbagai situasi.
Pada 2024, misalnya, Lemonilo pernah mendonasikan 4.800 produk makanan sehat bagi pendonor darah PMI DKI Jakarta. Lemonilo juga beberapa kali menjalankan kegiatan bersama komunitas dan lembaga yang berfokus pada anak dan keluarga.
Dalam merespons bencana banjir dan longsor di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat pada akhir 2025, Lemonilo bersama Palang Merah Indonesia menyalurkan dana tunai Rp50 juta dan produk makanan senilai sekitar Rp32,8 juta pada Desember 2025. Bantuan kembali diberikan pada Januari 2026 melalui Karang Taruna Nasional berupa Mie Lemonilo senilai Rp100 juta. Total dukungan untuk masyarakat terdampak bencana di Sumatera mencapai
sekitar Rp182,8 juta.
Berbagai kegiatan tersebut bukanlah ukuran tunggal dari dampak Lemonilo. Bagi perusahaan, kegiatan tersebut merupakan bagian dari perjalanan yang lebih panjang untuk memahami kebutuhan masyarakat dan membangun kolaborasi yang relevan.