Proses pendinginan kebakaran hutan dan lahan di Kalimantan Barat. (Metrotvnews.com/Muhamad Marup)
Karhutla di Rasau Jaya Kalbar Masuk Tahap Pendinginan
Muhamad Marup • 10 September 2026 17:57
Kubu Raya: Salah satu sumber asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang menyebar di Kalimantan Barat (Kalbar), khususnya Kota Pontianak dan sekitarnya, kini memasuki tahap pendinginan. Sumber asap berasal dari lahan terbakar di Kecamatan Rasau Jaya.
"Ini salah satunya, sebaran asap yang keluar dari sini begitu masifnya," ujar Dansatgas Brimob II, Kombes Pol. Iwan Hidayat, usai meninjau pendinginan karhutla, Kamis, 10 September 2026.
Ia menjelaskan, proses pemadaman lahan tersebut berlangsung hingga tiga pekan. Pemadaman melibatkan tim gabungan dari berbagai lembaga dan masyarakat.
Iwan mengatakan, lahan yang terbakar merupakan lahan gambut. Meski api di permukaan sudah padam, bara di bawah tanah masih tersisa dan berpotensi memicu kebakaran.
"Kita sudah melaksanakan pemadaman tiga minggu. Ini sudah padam tetapi bara di dalam gambut masih menyala," jelasnya.
Pihaknya melakukan patroli setiap hari untuk memastikan titik yang membutuhkan pendinginan. Pendinginan dilakukan di area yang masih mengeluarkan asap.
"Kita perlu lakukan pendinginan agar bara api yang mungkin bisa tersebar lewat angin itu bisa terjadi," ucapnya.

Dansatgas Brimob II, Kombes Pol. Iwan Hidayat, usai meninjau pendinginan karhutla. (Metrotvnews.com/Muhamad Marup)
Iwan menyebut, tantangan pemadaman karhutla di wilayah tersebut meliputi akses dan luas lahan. Keterbatasan sumber air sempat menjadi kendala, tetapi dapat diatasi dengan dukungan selang dari Polri.
Ia menambahkan, pemadaman dilakukan dengan penyemprotan dari darat. Water bombing tidak efektif karena jarak pandang terbatas akibat kabut asap.
"Di sini kita semprot saja. Water bombing tidak memungkinkan karena situasi kabut jarak pandang atau visibilitas," terangnya.