Siap-siap, Pendatang Baru Akan Didata Mulai Besok hingga 20 April

Kepala Dinas Dukcapil DKI Jakarta, Denny Wahyu Haryanto. Foto: Metro TV/Aris Setya.

Siap-siap, Pendatang Baru Akan Didata Mulai Besok hingga 20 April

Mohamad Farhan Zhuhri • 31 March 2026 18:10

Jakarta: Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) DKI Jakarta, Denny Wahyu Haryanto, menyampaikan pihaknya bakal menggelar layanan administrasi kependudukan secara jemput bola bagi para pendatang baru. Program ini berlangsung mulai 1 April hingga 20 April 2026 dan dilakukan hingga tingkat Rukun Warga (RW).

Denny menjelaskan, kegiatan ini melibatkan seluruh jajaran Dukcapil. Mulai dari Sudin tingkat kota kabupaten, sektor kecamatan, hingga satuan pelaksana di kelurahan, yang berkolaborasi dengan pemerintah wilayah setempat.

“Melalui layanan ini, kami ingin memastikan para pendatang baru dapat langsung terlayani administrasi kependudukannya, sehingga data warga Jakarta tetap tertib dan akurat,” kata Denny dikutip dari Media Indonesia, Selasa, 31 Maret 2026.

Denny mengingatkan para pendatang baru pasca mudik Lebaran 2026 untuk tidak sekadar datang ke Ibu Kota tanpa persiapan. 

Ia menegaskan, Jakarta terbuka bagi siapa pun yang ingin berkontribusi, namun kesiapan diri menjadi kunci utama.

“Sebagai kota global dan pusat perekonomian nasional, Jakarta terbuka bagi pendatang yang punya niat baik ikut membangun. Tapi tentu harus dibarengi kesiapan,” ungkap Denny.

Denny merinci, setidaknya ada tiga hal yang wajib dipenuhi pendatang baru. Pertama, memiliki keterampilan atau keahlian yang dapat menunjang kehidupan di Jakarta. Kedua, memiliki jaminan tempat tinggal yang jelas, baik menumpang di rumah kerabat, keluarga, maupun menyewa tempat tinggal. 

Ilustrasi pendatang. Foto: MI/Mohamad Irfan.

Ketiga, melaporkan kedatangan kepada RT/RW setempat dalam waktu 1x24 jam.

Menurut Denny, kepatuhan terhadap pelaporan ini penting untuk memastikan tertib administrasi kependudukan di Jakarta, sekaligus memudahkan pemerintah dalam memberikan layanan dasar secara tepat sasaran.

“Data kependudukan yang akurat menjadi dasar dalam perumusan kebijakan dan pelayanan publik oleh Pemprov DKI Jakarta,” tegasnya.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Anggi Tondi)