Ilustrasi kondisi cuaca di Perairan Kepri. (Metrotvnews.com)
SAR Tanjungpinang Siaga 24 Jam Hadapi Cuaca Buruk di Perairan Kepri
Silvana Febiari • 7 August 2026 15:30
Batam: Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Kelas A Tanjungpinang meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi cuaca buruk di wilayah perairan Kepulauan Riau (Kepri). Personel, armada kapal, hingga helikopter disiagakan selama 24 jam agar segera bergerak apabila terjadi kondisi darurat.
"Kami siaga 24 jam, baik personel maupun kapal-kapal SAR dan sarana lainnya. Apabila terjadi kedaruratan, kami langsung siap melaksanakan penyelamatan," kata Fazzli, dilansir dari Antara, Jumat, 7 Agustus 2026.
Pihaknya terus meningkatkan kewaspadaan menyusul potensi perubahan cuaca di laut yang dipengaruhi fenomena iklim. "Wilayah Kepri didominasi perairan dengan aktivitas masyarakat yang sangat tinggi, sehingga kami terus meningkatkan kesiapsiagaan," ujar Fazzli.
Untuk mendukung operasi tersebut, SAR Tanjungpinang menyiapkan sejumlah armada laut yang ditempatkan di Batam, Tanjungpinang, dan Kabupaten Lingga.
“Kami juga menyiagakan dua unit helikopter di Lanudal (Pangkalan Udara TNI AL) Tanjungpinang untuk mendukung operasi pencarian dari udara,” ungkap dia.
Pos siaga SAR juga tersebar di sejumlah wilayah, di antaranya Tanjung Balai Karimun, Batam, Tanjungpinang, dan Lingga.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Tanjungpinang Fazzli. ANTARA/Angiela
Berdasarkan data Kantor SAR Tanjungpinang, sepanjang Januari hingga akhir Juli 2026 telah dilaksanakan 28 operasi SAR.
“Dari jumlah tersebut, sebanyak 20 operasi merupakan kecelakaan laut, sedangkan delapan lainnya merupakan operasi penyelamatan kondisi membahayakan manusia,” jelasnya.
Dari seluruh operasi tersebut, SAR berhasil menyelamatkan 45 orang. Sebanyak 10 korban ditemukan meninggal dunia dan enam orang hingga kini masih dinyatakan hilang.