Selebgram Karin Novilda alias Awkarin. Foto: Metro TV/Satrio Adi Putranto.
Awkarin Serahkan Uang Saku Hanania Travel ke Polisi
Satrio Adi Putranto • 29 June 2026 20:34
Jakarta: Selebgram Karin Novilda alias Awkarin mengembalikan uang saku yang diterimanya dari Hanania Travel kepada penyidik Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya. Langkah ini diambil saat sang influencer menjalani pemeriksaan intensif sebagai saksi dalam pusaran kasus dugaan penipuan dan penggelapan dana jemaah umrah.
“Hari ini klien kami telah memberikan kembali, mengembalikan uang saku kepada penyidik untuk dilakukan penyitaan,” kata kuasa hukum Awkarin, Arthasasta, di Markas Polda Metro Jaya, Senin, 29 Juni 2026.
Arthasasta memaparkan bahwa kliennya dicecar 33 pertanyaan oleh tim penyidik selama beberapa jam pemeriksaan. Penyelidikan tersebut berfokus membedah garis hubungan kerja sama antara Awkarin dengan pihak manajemen Hanania Travel.
Menurutnya, kontrak kerja yang terjalin kala itu murni berupa imbalan jasa nontunai. Pihak travel membiayai fasilitas keberangkatan ibadah umrah, sementara Awkarin berkewajiban mempromosikannya lewat serangkaian unggahan di akun media sosial pribadi miliknya.
“Hubungan hukum atau kerja sama yang terjadi antara Ibu Karin dengan Hanania Group itu murni natura atau imbalan jasa nontunai, atau sederhananya mungkin barter,” jelas Arthasasta.
Di lokasi yang sama, Awkarin menegaskan komitmennya untuk bersikap kooperatif membantu kepolisian membongkar kasus ini. Dirinya berharap kehadirannya dapat mempermudah jalan bagi para jemaah yang dirugikan untuk menuntut hak mereka.
“Kita mau kerja sama dengan pihak kepolisian agar para korban bisa mendapatkan hak-haknya kembali dan juga bisa mendapatkan jawaban dan keadilan yang harus mereka dapatkan,” tegas Awkarin.
Ia mengklarifikasi bahwa proyek endorsement tersebut sudah berlangsung lama, yakni sekitar dua tahun lalu jauh sebelum isu penggelapan dana ini mencuat ke publik. Awkarin mengaku tidak mengetahui secara detail operasional internal keuangan agensi tersebut.
“Kami bekerja sama itu sekitar dua tahun yang lalu dan mungkin kita nggak tahu pastinya seperti apa, itu penyidik yang tahu untuk aliran dana atau apa pun yang digunakan pada saat waktu kami di-endorse atau barter,” tutur dia.
.jpeg)
Karin Novilda alias Awkarin. Foto: Instagram @narinkovilda.
Awkarin juga memastikan dirinya bersama rekan sejawat sesama publik figur siap pasang badan untuk terus memantau perkembangan kasus hukum ini hingga tuntas demi kepentingan para korban.
“Ya kami di sini dan juga teman-teman yang mungkin kalian udah tahu juga, kita di sini ada di pihak korban dan kita juga siap untuk mengawal ini juga,” ucap Awkarin.
Kasus Hanania Travel ini menjadi sorotan setelah ribuan calon jemaah gagal berangkat ke Tanah Suci meski telah melunasi seluruh biaya administrasi. Polda Metro Jaya telah menetapkan Direktur Utama Hanania Group, Ahmad Syah Farhan Rachman, sebagai tersangka utama.
Penyidik kini terus melakukan pengembangan perkara dengan memeriksa sederet figur publik yang pernah terikat kontrak promosi, seperti Keanu Angelo, Praz Teguh, Paula Verhoeven, Thariq Halilintar, Aaliyah Massaid, Anwar BAB, Roger Danuarta, Cut Meyriska, hingga Davina Karamoy. Posko pengaduan resmi juga masih dibuka guna melacak total kerugian dan aliran dana jemaah.