Pemprov Sumbar Optimistis Geopark Mentawai Segera Dapat Pengakuan Nasional

Seorang nelayan duduk di atas perahu di salah satu pantai Kabupaten Kepulauan Mentawai, Sumatera Barat. ANTARA/Muhammad Zulfikar

Pemprov Sumbar Optimistis Geopark Mentawai Segera Dapat Pengakuan Nasional

Silvana Febiari • 7 May 2026 12:17

Kota Padang: Pemerintah Provinsi Sumatra Barat (Sumbar) optimistis Geopark Mentawai (Geopark Island of Mentawai) segera mendapatkan pengakuan di tingkat nasional. Optimisme ini muncul setelah proses penilaian yang telah dilakukan sebelumnya.

"Mudah-mudahan masuk, karena secara struktur Geopark Mentawai itu terpenuhi," kata Kepala Dinas Pariwisata Sumbar Lila Yanwar, dilansir dari Antara, Kamis, 7 Mei 2026. 

Lila mengatakan tim penilai dari pusat telah dua kali berkunjung ke pulau terluar Indonesia bagian barat tersebut. Kedatangan itu untuk mengidentifikasi, mengetahui dan menilai apa saja poin-poin penting yang terdapat di dalam kawasan Geopark Mentawai.
 


Sebelum diusulkan ke tataran nasional, Pemerintah Kabupaten Kepulauan Mentawai dan Pemprov Sumbar sudah lebih dulu menetapkan kawasan Geopark Mentawai atau yang disebut juga dengan Geopark Island of Mentawai.

Kabupaten Kepulauan Mentawai berada di lepas pantai barat Provinsi Sumbar yang memiliki potensi besar untuk dikembangkan sebagai geopark berkelas dunia. Secara geografis, daerah ini terdiri dari beberapa pulau utama yaitu Siberut, Sipora, Pagai Utara, dan Pagai Selatan.

Gugusan pulau itu terbentuk dari proses tektonik aktif di zona subduksi antara Lempeng Indo-Australia dan Eurasia. Kondisi geologi ini menjadikan Mentawai kaya akan situs geologi (geosite) yang unik, termasuk bentang alam pesisir, pulau-pulau kecil serta fenomena oseanografi yang mendukung terbentuknya ombak kelas dunia.


Seorang nelayan duduk di atas perahu di salah satu pantai Kabupaten Kepulauan Mentawai, Sumatra Barat. ANTARA/Muhammad Zulfikar


Dari sisi keanekaragaman hayati (biosite), Mentawai dikenal sebagai salah satu lokasi biodiversitas dengan tingkat endemis yang tinggi. Kawasan seperti Taman Nasional Siberut menjadi habitat berbagai flora dan fauna khas seperti primata endemik.

Selain itu, Bumi Sikerei (julukan Mentawai) juga memiliki ekosistem hutan hujan tropis yang masih relatif terjaga. Kekayaan ini memberikan nilai penting dalam aspek konservasi dan penelitian ilmiah.

Dengan berbagai potensi besar tersebut Pemprov Sumbar optimistis kawasan Geopark Mentawai segera mendapatkan pengakuan dari pemerintah pusat. Pengakuan ini diharapkan pula berdampak positif terhadap ekonomi dan kesejahteraan masyarakat lokal.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Silvana Febiari)