Polda DIY, Polres Bantul, Pemkab Bantul serta para pemangku kepentingan lainnya melakukan pertemuan pasca adanya konflik antara dua kelompok agama di Bantul, Senin, 25 Mei 2026. ANTARA/HO-Bidhumas Polda DIY
Polda DIY Kumpulkan Bukti Dugaan Gangguan Ibadah di GMS Bantul
Silvana Febiari • 28 May 2026 07:32
Yogyakarta: Polda Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) sedang mengumpulkan barang bukti terkait dugaan gangguan kegiatan ibadah di Gereja Misi Sejahtera (GMS), Sewon, Bantul. Peristiwa tersebut terjadi pada Minggu, 24 Mei 2026.
"Langkah-langkah penyelidikan mendalam dan penanganan cepat tengah kami lakukan," kata Kabidhumas Polda DIY Kombes Pol Ihsan, dilansir dari Antara, Kamis, 28 Mei 2026.
Proses tersebut, lanjutnya, berjalan berdasarkan Laporan Polisi Nomor: LP/A/6/V/2026/SPKT.DITRESKRIMUM/POLDA D.I YOGYAKARTA pada tanggal 25 Mei 2026.
"Saat ini sedang mengumpulkan barang bukti dan meminta keterangan dari sejumlah saksi untuk membuat terang peristiwa ini," ungkapnya.
Ia menegaskan perkara tersebut saat ini masih dalam tahap penyelidikan. Proses pengumpulan barang bukti dan pemeriksaan saksi pun terus dilakukan demi mengungkap kronologi peristiwa secara utuh.
"Jika dalam proses gelar perkara nanti ditemukan bukti permulaan yang cukup, status perkara akan ditingkatkan ke tahap penyidikan," tegas Ihsan.
.jpg)
Polda DIY, Polres Bantul, Pemkab Bantul serta para pemangku kepentingan lainnya melakukan pertemuan pasca adanya konflik antara dua kelompok agama di Bantul, Senin, 25 Mei 2026. ANTARA/HO-Bidhumas Polda DIY
Pihaknya berkomitmen untuk mengusut tuntas kasus tersebut secara profesional dan transparan. Masyarakat diimbau tetap tenang dan mempercayakan penanganan perkara ini kepada pihak kepolisian dan pemerintah daerah.
"Saat ini situasi di lokasi kondusif dan terkendali, Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk tetap tenang, tidak mudah terprovokasi oleh narasi yang memecah belah di media sosial," ujarnya.