175 Kg Sampah Terkumpul dari Aksi Plogging di CFD Sudirman

Aksi plogging atau lari santai (joging) sambil memungut sampah di kawasan car free day (CFD) Sudirman-Thamrin, Jakarta Pusat. Foto: Metrotvnews.com/Afifah Alfina

175 Kg Sampah Terkumpul dari Aksi Plogging di CFD Sudirman

Metro TV • 20 September 2026 16:32

Jakarta: Sebanyak 175 kilogram sampah terkumpul dalam aksi plogging atau lari santai (joging) sambil memungut sampah di kawasan Hari Bebas Kendaraan Bermotor (HBKB) atau car free day (CFD) Sudirman-Thamrin, Jakarta Pusat, Minggu, 20 September 2026. Sampah yang terkumpul didominasi residu sebanyak 117 kg. 

Kemudian, 17 kg sampah plastik, 4 kg sampah organik, dan sisanya jenis sampah lain. Kegiatan ini dilakukan World Cleanup Day Indonesia dan diikuti lebih dari 1.000 relawan dari berbagai elemen masyarakat. 

“Hari ini kita melibatkan kurang lebih seribu-an teman-teman dari berbagai macam kalangan masyarakat, dari pemerintah, dari perusahaan pengelolaan sampah dan teman-teman media, dari komunitas, dari institusi pendidikan, berbagai kampus di seluruh Jakarta,” kata Ketua World Cleanup Day Indonesia, Andy Bahari, di lokasi, Minggu, 20 September 2026.

Aksi plogging di HBKB Sudirman-Thamrin. Foto: Metrotvnews.com/Afifah Alfina

Sampah akan diolah kembali di Rekosistem Waste Station. Langkah ini dilakukan untuk mengelola sampah secara berkelanjutan, tidak hanya membuang dan mengangkut ke tempat pembuangan akhir. 

“Indikator keberhasilan itu tidak hanya memindahkan masalah dari jalan ke Bantargebang, jalan ke TPS itu bukan kayak gitu lagi. Kita memang harus mencari solusi untuk bagaimana bisa melakukan pengelolaan sampah itu lebih secara menyeluruh,” kata Andy.
 


Direktur Pengurangan Sampah dan Ekonomi Sirkular Kementerian Lingkungan Hidup, Agus Rusly, mengapresiasi aksi plogging ini. Apalagi, kegiatan ini didominasi anak muda.

“Kami dari pemerintah dari Kementerian Lingkungan Hidup sangat mendukung kegiatan-kegiatan seperti ini karena melibatkan banyak masyarakat, banyak lapisan masyarakat, termasuk anak-anak muda tentunya sebagai penerus bangsa,” kata Agus.

(Afifah Alfina)

(Achmad Zulfikar Fazli)