Proses evakuasi truk pengangkut material bangunan berupa hebel yang terguling saat melintas di Jalan Raya Taman Mini, Makasar, Jakarta Timur, Selasa (15/9/2026). (ANTARA/Siti Nurhaliza)
Truk Pengangkut Hebel Pecah Ban dan Terguling di Jaktim
Achmad Zulfikar Fazli • 15 September 2026 13:53
Jakarta: Sebuah truk pengangkut material bangunan berupa hebel terguling di Jalan Raya Taman Mini, Makasar, Jakarta Timur (Jaktim). Kecelakaan ini disebabkan truk mengalami pecah ban dan oleng saat melintas di ruas jalan tersebut.
"Izin melaporkan, terkait dengan adanya laka tunggal, yang mana truk membawa hebel di Jalan Raya Taman Mini ini akibat pecah ban," kata Kepala Bagian Operasi (KBO) Satuan Lalu Lintas Polres Metro Jakarta Timur AKP Eko Apriyanto di Jalan Raya Taman Mini, Makasar, Jakarta Timur, dilansir dari Antara, Selasa, 15 September 2026.
Dia menjelaskan kecelakaan tunggal terjadi ketika sopir truk berupaya menghindari kendaraan roda dua. Posisi kendaraan tersebut, berada di sisi kiri truk.
"Karena pecah ban depan, jadi sopir menghindari kendaraan roda dua yang ada di samping kiri, lalu membanting ke trotoar sehingga terbalik," jelas Eko.
Menurut dia, kecelakaan tersebut terjadi sekitar pukul 06.30 WIB. Akibat kejadian itu, sopir truk mengalami luka pada bagian lutut.
Polisi telah mengevakuasi kendaraan dan muatan hebel yang dibawa oleh truk tersebut. Menurut Eko, proses evakuasi membutuhkan waktu lama karena jumlah material hebel cukup banyak.
"Kesulitan evakuasi hebel ini diikat. Sambil menunggu kendaraan lain, kita pindahkan batu hebelnya dari truk yang terguling ini," ujar Eko.

Ilustrasi - Kecelakaan lalu lintas. ANTARA/HO.
Baca Juga :
Sopir Diduga Mengantuk, Truk Bermuatan 15 Ton Terperosok di Jalan Raya Bekasi Raya Cakung
Sementara itu, sopir truk, Wahyu, mengatakan kecelakaan bermula ketika ban kendaraannya tiba-tiba meledak saat melaju dari arah Kramat Jati. Sehingga, truk mengalami oleng hingga terguling.
"Muatannya hebel, jadi oleng, terus banting stir karena saya menghindari motor dan mobil yang lain," papar Wahyu.
Petugas memastikan penanganan dilakukan untuk mengevakuasi kendaraan dan material hebel sekaligus mengantisipasi gangguan terhadap arus lalu lintas di sekitar lokasi kejadian. Aktivitas lalu lintas di sekitar tempat kejadian perkara (TKP) sempat terganggu. Pengguna jalan harus memperlambat laju kendaraan karena truk masih berada di area jalan.