Pramono Resmikan Gedung PMI Jakarta, Anggaran Pembangunan Capai Rp233 M

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung saat meresmikan Gedung PMI Jakarta. Foto: Metro TV/Nattasya.

Pramono Resmikan Gedung PMI Jakarta, Anggaran Pembangunan Capai Rp233 M

Nattasya Amani Vrazeti • 17 September 2026 18:34

Jakarta: Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung meresmikan gedung baru Palang Merah Indonesia (PMI) Provinsi DKI Jakarta, pada Kamis, 17 September 2026. Ketua Umum PMI Muhammad Jusuf Kalla dan Ketua Pengurus PMI DKI Jakarta Beky Mardani menghadiri peresmian tersebut.

Dalam sambutannya, Pramono mengungkapkan pembangunan gedung tersebut menelan anggaran total Rp233 miliar.  Dia menjelaskan, awalnya anggaran pembangunan kantor PMI sebesar Rp203 miliar.

"Ditambah Rp30 miliar, jadi Rp233 miliar," ucap Pramono di Gedung Baru PMI Provinsi DKI Jakarta Kamis, 17 September 2026.

Pramono menyebut pembangunan gedung tersebut murni dibiayai dari uang pajak warga. “Sepenuhnya dari mana? Dari pajak, salah satunya. Retribusi, pajak, dan sebagainya dan sebagainya,” ungkap Pramono.

Ia menekankan, pemerintah daerah kini berkomitmen untuk membuka transparan alokasi keuangan kepada publik. Tujuan agar masyarakat dapat memahami dan merasakan langsung manfaat dari pajak serta retribusi yang mereka bayarkan.

“Gedung ini 1.000 persen dibangun dari pajak. Orang mau membayar pajak. Dan Jakarta adalah kota yang memberikan transparansi terhadap pemanfaatan pajak,” tambah Pramono. 

Sementara itu, Ketua PMI Provinsi DKI Jakarta Beky Mardani mengungkapkan rasa syukur atas perayaan HUT ke-81 PMI. Sebab, jajarannya kini resmi menempati gedung baru berlantai 10 yang dibangun dari hibah Pemprov DKI Jakarta

Beky menyebutkan UDD PMI Provinsi DKI Jakarta setiap harinya memiliki tanggung jawab besar untuk menyiapkan 1.000 hingga 1.200 kantong darah. Jumlah tersebut untuk memenuhi kebutuhan lebih dari 400 rumah sakit di wilayah Jabodetabek serta Bank Darah Rumah Sakit (BDRS).

Ketua Pengurus PMI DKI Jakarta Beky Mardani. Foto: Metro TV/Nattasya.

“UDD Provinsi PMI Provinsi DKI Jakarta setiap harinya harus menyiapkan 1.000 sampai 1.200 kantong darah. Ke mana kita distribusikan? Lebih dari 400 rumah sakit sejabotabek,” ujar Beky.

Selain itu, Beky melaporkan sejumlah kiprah sosial PMI DKI Jakarta. Di antaranya keterlibatan aktif para relawan dalam penanggulangan bencana di berbagai wilayah seperti Cianjur, Sumatra, hingga Nusa Tenggara Timur (NTT).

“Penanggulangan bencana yang terjadi di Indonesia dari Cianjur, Sumatra, terakhir Nusa Tenggara Timur. PMI, kami turut bersama-sama para relawan kita bergerak bersama,” ucap Beky.

Beky mengatakan pihaknya juga tengah merampungkan pembangunan tiga instalasi air bersih di Kabupaten Bener Meriah atas permintaan daerah setempat. 

“PMI DKI Jakarta saat ini juga sedang membangun tiga instalasi air bersih di Kabupaten Bener Meriah. Itu karena permintaan teman-teman kita PMI dari sana kepada Jakarta dan alhamdulillah Jakarta bisa memenuhinya,” ujar Beky. 

(Anggi Tondi)