Ketua IDI TTU Dokter Sondang Herikson Panjaitan. (Metro TV/ Ferdinandus Rabu)
IDI TTU Siap Jadi Saksi Dugaan Intimidasi terhadap Dokter Icha
Ferdinandus Rabu • 7 July 2026 22:09
Timor Tengah Utara: Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Cabang Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), Nusa Tenggara Timur (NTT), siap menjadi saksi dalam pengusutan dugaan intimidasi terhadap Dokter Icha Pakaenoni. Pihaknya juga akan mengawal proses hukum terkait dugaan intimidasi yang melibatkan tiga oknum anggota DPRD TTU.
"Bersedia menjadi saksi dalam kasus Dokter Icha," kata Ketua IDI TTU Dokter Sondang Herikson Panjaitan, Selasa, 7 Juli 2026.
IDI TTU menyampaikan sikap tersebut saat mendampingi orang tua Dokter Icha menghadiri pemanggilan Badan Kehormatan DPRD TTU. Pemanggilan itu berkaitan dengan permintaan keterangan terkait dugaan intimidasi dan sidang kode etik terhadap tiga oknum anggota DPRD TTU yang diduga terlibat.
Setibanya di Kantor DPRD TTU, Dokter Sondang terlihat mengenakan pita hitam di lengan kirinya sebagai simbol dukacita atas meninggalnya Dokter Icha Pakaenoni.
Dokter Sondang menegaskan IDI TTU akan berdiri bersama keluarga korban untuk mengawal proses pengusutan hingga tuntas. Menurutnya, IDI TTU siap memberikan dukungan sebagai saksi dalam penanganan kasus intimidasi yang disebut berdampak pada kondisi psikologis korban.
Dia juga menyampaikan dua poin utama dalam sikapnya. Pertama, meminta adanya perlindungan hukum bagi tenaga kesehatan yang bertugas di wilayah TTU. Kedua, mendorong tindakan tegas, baik melalui mekanisme kelembagaan DPRD maupun proses hukum pidana, terhadap pihak yang terbukti melakukan intimidasi.
"Kami menuntut keadilan untuk Dokter Icha dan meminta tindakan tegas terhadap pihak-pihak yang melakukan intimidasi terhadap tenaga kesehatan," tegasnya.

Foto Dokter Icha Pakaenoni. (Metro TV/ Ferdinandus Rabu)
Dokter Sondang berharap proses hukum berjalan secara adil dan memberikan efek jera. Hal itu diharapkan dapat mencegah terulangnya kejadian serupa terhadap tenaga kesehatan lainnya.
"Semua mata nasional menunggu tindakan tegas dari DPRD, Pemda, terhadap oknum yang melakukan tindakan kekerasan ini," ucapnya.