Finance 2045 akan digelar di Jakarta pada 7-8 Juli 2026 untuk mempertemukan pelaku industri keuangan, regulator, investor, dan perusahaan teknologi. (Foto: Dok. Ist)
Trescon Luncurkan Finance 2045 di Jakarta, Perkuat Dialog Transformasi Sektor Keuangan Asia Tenggara
Patrick Pinaria • 2 July 2026 12:49
Jakarta: Trescon akan meluncurkan konferensi global Finance 2045 di Sheraton Grand Jakarta Gandaria City pada 7-8 Juli 2026. Indonesia dipilih sebagai lokasi penyelenggaraan untuk mempertemukan pelaku industri keuangan, regulator, investor, dan perusahaan teknologi dalam membahas arah transformasi sektor keuangan di Indonesia dan Asia Tenggara.
Indonesia dinilai memiliki posisi strategis sebagai ekonomi terbesar di Asia Tenggara. Dengan populasi mencapai 270 juta jiwa, lebih dari 65 juta pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), serta sekitar 77 juta orang dewasa yang belum memiliki akses layanan perbankan, Indonesia menjadi pasar utama dalam evolusi sektor keuangan kawasan.
Posisi tersebut juga didukung oleh infrastruktur sistem pembayaran yang memproses lebih dari 16 miliar transaksi sepanjang tahun lalu, serta komitmen pemerintah untuk mencapai target pertumbuhan ekonomi sebesar 8 persen. Meski demikian, hingga kini belum pernah ada platform global tahunan yang secara khusus membahas transformasi sektor keuangan Indonesia.
Selama dua hari penyelenggaraan, Finance 2045 akan mempertemukan lebih dari 1.000 pelopor industri perbankan, pendiri perusahaan fintech, eksekutif keuangan perusahaan, investor institusi, hingga para pembuat kebijakan.
Konferensi ini juga akan digelar bersamaan dengan World AI Show Global Edition ke-47. Kedua ajang tersebut diproyeksikan menghadirkan lebih dari 2.000 pemimpin industri yang berada di persimpangan antara sektor permodalan, kebijakan regulasi, dan teknologi generasi berikutnya.
Pembahasan dalam Finance 2045 akan difokuskan pada masa depan industri perbankan melalui digital banking, kecerdasan buatan (AI), dan sistem pembayaran generasi baru. Forum ini juga akan mengulas pengembangan permodalan yang inklusif dan berkelanjutan, mencakup keuangan syariah, inklusi keuangan, serta pembiayaan UMKM.
Selain itu, konferensi akan membahas penyelarasan strategi bisnis dengan pembiayaan berkelanjutan untuk mendukung target pertumbuhan ekonomi nasional.
Dalam penyelenggaraannya, Finance 2045 menjalin kemitraan strategis dengan Kementerian Ekonomi Kreatif (Ekraf).
Sejumlah pembicara yang telah dikonfirmasi hadir antara lain Dr. Ferry Irawan, SE, MSE, Deputi Bidang Koordinasi Pengelolaan dan Pengembangan Usaha Badan Usaha Milik Negara (Deputi I), Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Republik Indonesia; Dr. Ir. Mohammad Rudy Salahuddin, Sekretaris Kementerian Investasi dan Hilirisasi/Badan Koordinasi Penanaman Modal; Nobuya Kawasaki, Presiden Direktur PT Bank Danamon Indonesia Tbk.; Uli Agustina, Kepala Departemen Inovasi Teknologi Sektor Keuangan, Aset Digital, dan Aset Kripto Otoritas Jasa Keuangan (OJK); serta Sylvia Lazuarni, Pelaksana Tugas (Acting) CEO Home Credit Indonesia.
Mereka akan bergabung bersama jajaran eksekutif dan pemimpin industri dari berbagai perusahaan, seperti Pertamina Bina Medika, Home Credit Indonesia, McDonald's Indonesia, dan HSBC Indonesia. Sejumlah pemimpin industri lainnya juga akan diumumkan dalam beberapa pekan mendatang.
Pada hari kedua penyelenggaraan, Finance 2045 akan menghadirkan Startup World Cup – Indonesia Qualifiers sebagai upaya mendorong startup Indonesia menembus pasar global.
Kompetisi presentasi bisnis tersebut diselenggarakan melalui kemitraan eksklusif dengan Pegasus Tech Ventures, perusahaan modal ventura asal Silicon Valley yang mengelola aset lebih dari USD2 miliar.
Pendiri startup yang keluar sebagai pemenang akan memperoleh tiket menuju Startup World Cup Grand Semi-Finale di San Francisco pada November mendatang. Mereka juga berkesempatan bersaing dengan startup terbaik dunia untuk memperebutkan investasi langsung senilai USD1 juta.
Finance 2045 diharapkan menjadi wadah kolaborasi dalam membangun masa depan akses ekonomi, integrasi teknologi, dan kedaulatan sektor keuangan. Dengan mempertemukan pelaku industri keuangan global dan pengembang teknologi mutakhir, konferensi ini diharapkan dapat menjadi peta jalan bagi perjalanan Indonesia menuju visi ekonomi 2045.
Pendaftaran peserta, kesempatan pameran, serta akreditasi media telah dibuka. Informasi lebih lanjut mengenai registrasi dapat diakses melalui situs resmi Finance 2045.