Harga Bitcoin Stagnan di Tengah Kemajuan Regulasi dan Rekor S&P 500

Ilustrasi. Foto: Freepik.

Harga Bitcoin Stagnan di Tengah Kemajuan Regulasi dan Rekor S&P 500

Eko Nordiansyah • 3 May 2026 18:15

New York: Harga Bitcoin bertahan di dekat level psikologis kritis pada Minggu 3 Mei 2026, karena pasar didukung oleh permintaan institusional dan terobosan regulasi yang signifikan.

Dilansir dari Investing.com, mata uang kripto terkemuka saat ini diperdagangkan pada USD78.411,4, setelah pulih dari penurunan ke USD75.500 di awal pekan, yang dipicu oleh ketegangan geopolitik Timur Tengah.

Pemulihan Bitcoin sejalan dengan kinerja bersejarah di pasar ekuitas AS, di mana S&P 500 mencapai rekor tertinggi baru sepanjang masa pada hari Jumat. Sentimen semakin diperkuat oleh rilis teks kompromi "Clarity Act" di Senat AS.

Undang-undang yang telah lama ditunggu-tunggu ini memberikan kerangka kerja yang jelas bagi penerbit stablecoin, melarang imbal hasil yang murni berasal dari kepemilikan cadangan sambil melindungi skema insentif berdasarkan partisipasi jaringan yang sebenarnya.

Penopang institusional dan hambatan global

Pasar kripto global tetap ditopang oleh arus masuk institusional yang substansial, termasuk USD629,8 juta ke ETF Bitcoin spot pada 1 Mei saja. Sebuah dana investasi terkemuka AS menyumbang USD284,4 juta untuk total tersebut.

Pergeseran struktural menuju posisi institusional telah membantu Bitcoin menyerap tekanan penjualan berkala, meskipun beberapa analis menunjukkan ketidakpastian makroekonomi yang lebih luas dan kurangnya arahan kebijakan dari Federal Reserve sebagai faktor yang membatasi keuntungan langsung.

(Ilustrasi. Foto: Freepik)

Regulasi kripto ketat baru Brasil

Namun, lanskap regulasi global menunjukkan gambaran yang beragam. Saat AS bergerak menuju kejelasan, bank sentral Brasil telah memperkenalkan langkah-langkah yang lebih ketat.

Resolusi yang baru diterbitkan (BCB No. 561) melarang penyedia valuta asing elektronik menggunakan Bitcoin atau stablecoin untuk menyelesaikan pengiriman uang ke luar negeri, berlaku mulai 1 Oktober.

Meskipun warga Brasil secara individu masih dapat membeli dan menyimpan kripto, aturan tersebut menutup jalur pembayaran "back-end". Digunakan oleh perusahaan fintech untuk memindahkan dana melalui blockchain.

Saat Bitcoin mengincar terobosan menuju USD80 ribu, pasar terus mempertimbangkan permintaan ETF yang tinggi terhadap hambatan regulasi yang muncul di Amerika Selatan dan lingkungan suku bunga tinggi.

Para trader tetap fokus pada apakah arus masuk dana yang diperbarui dapat mengatasi tantangan struktural untuk mendorong kenaikan selanjutnya.

Harga kripto lain menunjukkan pergerakan yang beragam

Altcoin menunjukkan pergerakan yang beragam pada hari Minggu. Kripto nomor 2 dunia, Ethereum, naik tipis 0,15 persen menjadi USD2.308,52.

Kripto nomor 3 dunia, XRP, naik tipis 0,08 persen menjadi USD1,3876. Solana turun 0,10 persen, sementara Cardano turun 0,2 persen. Di antara token meme, Dogecoin naik 0,29 persen.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Eko Nordiansyah)