Pemula perlu melakukan riset mandiri dan memilih platform yang tepat sebelum memulai transaksi aset digital di Indonesia. (Foto: Freepik)
Di Mana Beli Crypto di Indonesia? Panduan Lengkap untuk Pemula di 2026
Patrick Pinaria • 13 October 2026 19:55
Jakarta: Membeli aset digital kini semakin mudah karena investor dapat mengakses pasar melalui berbagai platform secara online. Namun, investor harus mengetahui cara dan memilih tempat membeli crypto, mengecek legalitas platform, memahami biaya, dan menjaga keamanan akun.
Pintu menjadi salah satu platform yang dapat digunakan masyarakat Indonesia untuk membeli dan menjual crypto. Kamu bisa mengakses 400 lebih aset crypto. Selain itu, Pintu menyediakan fitur yang dirancang untuk membantu pengguna mengelola aktivitas melalui satu platform.
Bagi pemula yang baru mengenal crypto, langkah pertama adalah memahami cara kerja aset digital dan teknologi blockchain. Investor dapat mempelajari jenis aset, fungsi masing-masing proyek, serta faktor yang dapat mempengaruhi pergerakan harga.
Selain itu, investor juga dapat memantau harga BTC hari ini untuk mengetahui kondisi pasar Bitcoin. Namun, harga terkini hanya menjadi salah satu informasi karena pergerakan Bitcoin dapat berubah dengan cepat.
Apa yang perlu diperhatikan sebelum membeli crypto?
Sebelum memilih tempat membeli crypto, investor perlu memperhatikan beberapa faktor utama.- Pastikan platform menyediakan layanan yang sesuai dengan ketentuan di Indonesia. Dengan memilih platform yang jelas, pengguna dapat mengetahui identitas penyedia layanan dan ketentuan transaksi yang berlaku.
- Perhatikan pilihan aset yang tersedia. Setiap platform dapat menyediakan daftar aset yang berbeda sehingga investor perlu memastikan aset yang ingin dibeli tersedia. Namun, banyaknya pilihan tidak selalu berarti pengguna harus membeli berbagai aset sekaligus. Sebaliknya, pemula sebaiknya mempelajari aset yang ingin dibeli terlebih dahulu.
- Perhatikan biaya transaksi. Platform dapat mengenakan biaya tertentu untuk aktivitas seperti pembelian, penjualan, atau penarikan dana. Karena biaya dapat mempengaruhi hasil transaksi, investor perlu memahami struktur biaya sebelum melakukan pembelian.
- Perhatikan fitur keamanan. Investor perlu memastikan akun memiliki perlindungan seperti autentikasi tambahan dan sistem keamanan lainnya. Selain itu, pengguna harus menjaga password, kode OTP, dan informasi akun agar tidak diberikan kepada pihak lain.
Membeli crypto melalui Pintu
Pintu menjadi salah satu pilihan platform bagi pengguna di Indonesia yang ingin membeli aset crypto. Pengguna dapat membuat akun melalui aplikasi, kemudian menyelesaikan proses verifikasi identitas sesuai ketentuan. Setelah proses tersebut selesai, pengguna dapat mengakses layanan transaksi yang tersedia.Aplikasi ini menyediakan lebih dari 400 aset crypto sehingga kamu memiliki banyak pilihan diversifikasi aset. Bahkan aplikasi ini juga menyediakan Pintu Pro bagi pengguna yang membutuhkan fitur trading lebih lengkap. Dengan adanya beberapa pilihan layanan, pengguna dapat menyesuaikan penggunaan platform berdasarkan pengalaman dan kebutuhannya.
Bagi pemula, proses pembelian dapat dimulai dengan menentukan aset yang ingin dipelajari. Setelah itu, bisa memasukkan dana sesuai kemampuan dan melakukan pembelian melalui fitur yang tersedia.
Pintu juga menyediakan informasi dan edukasi mengenai aset digital yang dapat membantu pengguna memahami berbagai konsep dalam ekosistem crypto. Dengan memanfaatkan informasi tersebut, pemula dapat meningkatkan pemahaman sebelum melakukan transaksi.
Cara membeli crypto untuk pemula
Setelah memilih platform, pemula dapat mengikuti beberapa langkah sederhana.- Buat akun menggunakan data yang benar dan selesaikan proses verifikasi. Proses ini penting karena platform perlu memastikan identitas pengguna sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
- Masukkan dana ke akun melalui metode pembayaran yang tersedia. Sebelum melakukan deposit, pengguna perlu memastikan nominal yang digunakan berasal dari dana yang tidak diperlukan untuk kebutuhan sehari-hari.
- Pilih aset crypto yang telah dipelajari. Investor dapat melihat informasi mengenai harga dan jumlah aset yang ingin dibeli. Kemudian, masukkan nominal transaksi sesuai rencana dan periksa kembali detail pembelian sebelum mengkonfirmasi transaksi.
- Simpan aset dengan memperhatikan keamanan akun. Investor harus menjaga password dan informasi autentikasi. Selain itu, investor perlu berhati-hati terhadap pesan atau tautan mencurigakan yang meminta informasi pribadi.
Memilih aset crypto yang sesuai
Pemula seringkali bertanya aset crypto apa yang sebaiknya dibeli. Namun, setiap investor memiliki tujuan dan kondisi keuangan yang berbeda sehingga pemilihan aset perlu disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing.Bitcoin menjadi salah satu aset yang banyak dikenal karena memiliki kapitalisasi pasar besar dan telah lama berada dalam ekosistem crypto. Sementara itu, Ethereum memiliki ekosistem blockchain yang mendukung berbagai aplikasi terdesentralisasi.
Karena itu, investor perlu melakukan riset sebelum membeli. Investor dapat mempelajari kegunaan proyek, teknologi, perkembangan ekosistem, kapitalisasi pasar, volume perdagangan, serta risiko yang berkaitan dengan aset tersebut.
Investor juga sebaiknya tidak membeli aset hanya karena harganya sedang naik. Kenaikan harga dalam waktu singkat dapat meningkatkan perhatian pasar, tetapi kondisi tersebut tidak menjamin harga akan terus meningkat.
Berapa modal untuk membeli crypto?
Tidak ada satu nominal yang berlaku untuk semua investor. Besarnya modal perlu disesuaikan dengan kondisi keuangan dan tujuan investasi. Pemula dapat memulai dengan nominal yang relatif kecil sehingga mereka dapat mempelajari mekanisme transaksi tanpa langsung mengambil risiko besar.Investor juga dapat menggunakan strategi pembelian secara berkala. Melalui pembelian bertahap, investor tidak harus menggunakan seluruh modal dalam satu transaksi.
Yang terpenting, investor perlu menggunakan uang dingin. Dana untuk kebutuhan pokok, cicilan, dana darurat, atau kebutuhan jangka pendek sebaiknya tidak digunakan untuk membeli aset yang memiliki volatilitas tinggi.
Perlukah trading atau investasi jangka panjang?
Pemula perlu membedakan trading dan investasi. Trading biasanya memanfaatkan perubahan harga dalam jangka pendek, sedangkan investasi dapat menggunakan pendekatan jangka menengah atau panjang.Trading membutuhkan pemahaman lebih mendalam mengenai analisis pasar, manajemen risiko, serta mekanisme order. Sementara itu, investor jangka panjang tetap perlu melakukan riset fundamental dan mengevaluasi aset secara berkala.
Karena itu, pemula sebaiknya menentukan pendekatan berdasarkan waktu, pengetahuan, dan kemampuan menghadapi risiko. Jangan menggunakan strategi trading hanya karena ingin mendapatkan keuntungan cepat, terutama jika belum memahami mekanismenya.
Kesimpulannya, membeli crypto di Indonesia dapat dilakukan melalui platform digital seperti Pintu. Namun, kemudahan transaksi tetap perlu diikuti pemahaman mengenai aset, biaya, keamanan, strategi, dan risiko.
Pemula dapat memulai dengan mempelajari aset yang ingin dibeli, memilih platform yang sesuai, menggunakan dana dingin, serta melakukan transaksi secara bertahap. Dengan memahami proses tersebut, investor dapat membangun kebiasaan yang lebih terencana ketika memasuki pasar crypto.
Perlu diingat, semua aktivitas jual beli crypto memiliki resiko dan volatilitas yang tinggi karena sifat crypto dengan harga yang fluktuatif.
Maka dari itu, selalu lakukan riset mandiri (DYOR) dan gunakan dana yang tidak digunakan dalam waktu dekat (uang dingin) sebelum berinvestasi. Segala aktivitas jual beli bitcoin dan investasi aset crypto lainnya menjadi tanggung jawab para trader dan investor.