Ilustrasi Wall Street. Foto: Xinhua
Kontrak Berjangka Saham AS Naik, Ini Pendorongnya
Eko Nordiansyah • 12 October 2026 08:45
New York: Kontrak berjangka indeks saham AS naik pada Minggu malam, 11 Oktober 2026. Kenaikan ini mendapat dorongan dari penurunan harga minyak setelah Presiden Donald Trump mengumumkan gencatan senjata energi antara Rusia dan Ukraina.
Namun, kenaikan kontrak berjangka tertahan oleh sikap hati-hati menjelang musim laporan laba kuartal ketiga, yang akan dimulai secara intensif dengan sejumlah bank besar dijadwalkan merilis laporan pada Senin.
Fokus minggu ini juga tertuju pada data inflasi indeks harga konsumen untuk mendapatkan petunjuk lebih lanjut mengenai arah suku bunga.
Dikutip dari Investing, Senin, 12 Oktober 2026, kontrak berjangka S&P 500 naik 0,2 persen ke level 7.876,25 poin. Kontrak berjangka Dow Jones naik 0,3 persen ke level 31.198,75 poin. Sementara kontrak berjangka Dow Jones lainnya naik 0,25 persen ke level 52.058,0 poin.
Gencatan senjata energi Rusia-Ukraina, harga minyak turun
Kontrak berjangka terdorong oleh penurunan harga minyak dunia pada Minggu malam setelah Trump menyatakan Rusia dan Ukraina telah menyepakati gencatan senjata energi. Kyiv dan Moskow belum mengonfirmasi kesepakatan tersebut.Laporan menunjukkan, Washington juga menekan Kyiv untuk menerima kesepakatan gencatan senjata tersebut atau menghadapi risiko kehilangan dukungan militer AS.
(2).jpg)
(Ilustrasi. Foto: Freepik)
Harga minyak mentah turun di tengah prospek gencatan senjata, mengingat serangan Ukraina terhadap infrastruktur energi Rusia telah sangat mengganggu pasokan bahan bakar olahan global.
Penurunan harga minyak ini turut meredakan kekhawatiran mengenai inflasi yang dipicu oleh harga energi yang sulit turun.
Laporan laba kuartal ketiga dimulai
Fokus minggu ini tertuju sepenuhnya pada musim laporan laba kuartal ketiga, yang akan dimulai secara intensif pada Selasa dengan sejumlah bank besar Wall Street dijadwalkan untuk merilis laporan mereka.JPMorgan Chase & Co, Goldman Sachs Group Inc, Wells Fargo & Company, dan Citigroup Inc dijadwalkan melaporkan kinerja kuartal ketiga pada Selasa, begitu pula raksasa farmasi Johnson & Johnson dan perusahaan asuransi besar UnitedHealth Group.
Perusahaan acuan industri cip ASML Holding NV akan melaporkan kinerja pada Rabu, bersama dengan Bank of America Corp, Morgan Stanley, dan BlackRock Inc.
Laporan kinerja dari sejumlah perusahaan teknologi besar dijadwalkan rilis minggu depan, dan diperkirakan akan memberikan lebih banyak petunjuk terkait tren investasi di sektor kecerdasan buatan (AI).