Jelang Masuk November, Rupiah Ditutup Turun ke Rp18.147/USD

Ilustrasi. Foto: dok MI.

Jelang Masuk November, Rupiah Ditutup Turun ke Rp18.147/USD

Gervin Nathaniel Purba • 30 October 2026 16:20

Jakarta: Nilai tukar rupiah kembali loyo terhadap dolar AS (USD) pada penutupan perdagangan Jumat, 30 Oktober 2026. Dikutip dari Bloomberg, rupiah bergerak turun 10 poin atau 0,06 persen menjadi Rp18.147 per USD, dibandingkan penutupan sore kemarin pada level Rp18.137 per USD.
 
Jika dilihat dari data kurs Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (JISDOR) Bank Indonesia, mata uang Garuda juga tercatat menurun pada level Rp18.138 per USD, dibandingkan penutupan sebelumnya sebesar Rp18.128 per USD.
 
Sementara rupiah terlihat naik jika dilihat dari data Yahoo Finance. Rupiah tercatat menguat 8 poin atau setara 0,04 persen. Rupiah ditutup ke level Rp18.120 per USD.
 
"Pada perdagangan sore ini, mata uang rupiah ditutup melemah 10 poin. Sebelumnya sempat menguat 35 poin pada level Rp18.147 per USD dari penutupan sebelumnya pada level Rp18.137 per USD," kata Direktur PT Traze Andalan Futures, Ibrahim Assuabi, dalam keterangan tertulis, Jumat, 30 Oktober 2026.
 

Turun 0,15%, Rupiah Ditutup ke Level Rp18.184/USD Sore Ini

(Ilustrasi. Foto: dok MI)



 
Ketegangan politik
 
Dalam risetnya Ibrahim, pelemahan rupiah dipengaruhi ketegangan politik yang terus berlanjut di tengah aksi protes mahasiswa di berbagai kota besar sejak awal Oktober 2026. Hal ini menambah ketidakpastian ekonomi Indonesia.
 
"Aksi demonstrasi tersebut mencerminkan adanya ketidakpuasan sebagian masyarakat terhadap sejumlah kebijakan pemerintah, termasuk penanganan kebakaran hutan, persoalan lingkungan, serta penggunaan anggaran negara untuk berbagai program pemerintah," kata Ibrahim.
 
Apabila ketegangan politik dapat dikelola dengan baik, kepercayaan investor diharapkan dapat kembali pulih. Sebaliknya, jika situasi terus berlarut-larut, tekanan terhadap rupiah, IHSG, investasi, dan perekonomian Indonesia berpotensi semakin besar.
 
Ibrahim memprediksi mata uang Garuda bergerak fluktuatif untuk perdagangan Senin, 2 November 2026. Rupiah diprediksi ditutup melemah pada rentang Rp18.140 per USD hingga Rp18.190 per USD.
 
"Sedangkan perdagangan dalam minggu depan pada rentang Rp18 ribu hingga Rp18.320 per USD," ucap dia.
 

(Gervin Nathaniel Purba)