Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung. Foto: Metro TV/Nattasya Amani.
Pramono Targetkan Pencairan KJMU Rampung 6 November
Nattasya Amani Vrazeti • 3 November 2026 12:50
Jakarta: Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menargetkan pencairan Kartu Jakarta Mahasiswa Unggul (KJMU) yang mengalami keterlambatan dapat rampung paling pada akhir pekan ini. Sedangkan bagi penerima yang melakukan perpanjangan, akan diselesaikan pada Selasa, 3 November 2026.
“Tetapi saya sudah memerintahkan untuk yang perpanjangan, yang perpanjangan, hari ini harus selesai. Untuk yang lainnya, maksimum tanggal 6 November harus selesai,” ujar Pramono di kawasan Jakarta Pusat, Selasa, 3 November 2026.
Baca Juga :
Di antaranya yaitu ketidaksesuaian NIK, pembaruan data desil penerima. Selain itu ada penggunaan format penggunaan nomor rekening dengan 10 digit, sementara rekening saat ini umumnya menggunakan 11 digit.
“Jumlahnya kurang lebih 1.100 rekening. Sehingga kalau kemudian kita transfer, pasti akan menimbulkan persoalan di lapangan,” kata Pramono.
Selain itu, Pemprov DKI menemukan ketidaksesuaian data NIK terkait jenis kelamin, usia, hingga tanggal lahir penerima bantuan. Masalah administrasi lainnya yaitu pembaruan data desil serta ketidakcocokan informasi wilayah tempat tinggal penerima.
“Kemudian karena adanya pembaruan desil kemarin, ini juga menyebabkan perhitungan yang menjadi berbeda dan angkanya juga cukup besar. Termasuk kemudian kita temukan adanya RT, RW, Kelurahan, Kecamatan yang tidak sesuai,” ucap Pramono.
_%20Foto-%20dok_%20jakarta_go_id(1).jpg)
Kartu Jakarta Mahasiswa Unggul (KJMU). Foto: dok. jakarta.go.id
Pemprov DKI mencatat sebanyak 14.554 penerima baru KJP dan 6.587 penerima baru KJMU belum memiliki nomor rekening. Di samping itu, terdapat 2.155 penerima baru yang menggunakan NIK di luar DKI Jakarta sehingga turut menghambat proses verifikasi administrasi.
Pemprov DKI mempercepat proses penyelesaian agar mahasiswa penerima dapat segera memanfaatkan bantuan untuk keperluan pendidikan mereka. Langkah ini untuk mengatasi keterlambatan pencairan yang telah memasuki hari ketiga.
“Karena kasihan bagi penerima KJMU yang memang membutuhkan untuk apa? Kebutuhannya. Sehingga dengan demikian, itulah persoalan yang terjadi kenapa kemudian ada keterlambatan sampai dengan ini adalah hari yang ketiga,” kata Pramono.