Wakil Ketua komisi III DPR Ahmad Sahroni. Foto: Istimewa.
Sahroni Desak Pelaku Pembacokan Bocah di Makassar Disanksi Tegas
Anggi Tondi Martaon • 12 May 2026 21:20
Jakarta: Wakil Ketua Komisi III DPR, Ahmad Sahroni, mendesak pelaku pembacokan bocah di Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel), disanksi tegas. Hal itu diperlukan untuk menimbulkan efek jera.
“Saya yakin kalau aparat tegas dan cepat seperti ini, pelaku akan berpikir ribuan kali sebelum berbuat. Nah kita kan sudah maksimalkan pencegahan dengan berbagai cara. Jadi kalau masih ada yang bandel, ya kita tindak dengan tegas biar jera dan kapok," kata Sahroni melalui keterangan tertulis, Selasa, 12 Mei 2026.
Bendahara Umum (Bendum) DPP Partai NasDem itu juga mendorong jajaran Polrestabes Makassar untuk terus meningkatkan kinerjanya. Sehingga, potensi gangguan keamanan dapat diminimalkan.
"Saya minta Polrestabes Makassar untuk terus tingkatkan kinerjanya, tangkap seluruh perusuh yang meresahkan hingga Makassar aman, bebas dari kekerasan jalanan,” ungkap Sahroni.
"Ini baru paten. Terima Kasih kepada kapolrestabes Makassar dan Kasat Reskrim yg turun memimpin langsung kegiatan, Patut ditiru oleh Polres-Polres lainnya di setiap wilayah," sebut Sahroni.
Legislator asal Dapil DKI Jakarta III itu meminta seluruh jajaran membiasakan respons cepat dan terukur. Kejahatan jalanan harus segera ditindak sedini mungkin
.jpeg)
Ilustrasi. Foto: Medcom.id.
"Pokoknya jangan biarkan kekerasan jalanan dibiarkan tumbuh di wilayahnya masing-masing,” ujar Sahroni.
Sebelumnya, Satreskrim Polrestabes Makassar berhasil membekuk lima pelaku penebasan dan pembusuran yang terjadi di Jalan Abu Bakar Lambogo pada 12 Mei 2026. Korban seorang anak berumur 13 tahun mengalami luka robek di beberapa bagian tubuh.
Penangkapan dilakukan setelah aparat menerima laporan dan bergerak cepat melakukan penyelidikan. Kelima pelaku yang diamankan masing-masing berinisial FN, 19; YN, 20; ASR, 18; FDL, 19; dan RKY, 18; yang berasal dari wilayah Makassar dan sekitarnya.