barang bukti pembacokan terhadap dua orang remaja saat melintas di flyover Taman Cibodas Kota Tangerang. ANTARA/HO-Polres Metro Tangerang Kota
Polisi Tangkap 3 Pembacok Remaja di Flyover Taman Cibodas Tangerang
Whisnu Mardiansyah • 24 May 2026 12:24
Tangerang: Polisi menangkap tiga orang yang diduga kuat sebagai pelaku pembacokan terhadap dua orang remaja ketika korban melintas di kawasan flyover Taman Cibodas, Kota Tangerang, Banten.
Kapolres Metro Tangerang Kota, Kombes Raden Muhammad Jauhari, mengungkapkan ketiga tersangka berinisial MH, DP, dan GR diringkus setelah polisi melakukan serangkaian penyelidikan mendalam.
Pengungkapan ini mengandalkan rekaman kamera pemantau (CCTV) serta pelacakan jalur pelarian para pelaku pascaperistiwa yang sempat menjadi perbincangan hangat di media sosial tersebut.
"Kami tidak akan memberikan celah sedikit pun bagi para pelaku kekerasan jalanan dan geng motor yang meresahkan warga. Semua pelaku yang terlibat akan kami proses secara tegas sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku," tegas Kapolres, Minggu, 24 Mei 2026.
Kapolres menjelaskan peristiwa pembacokan terjadi pada Rabu, 13 Mei 2026, sekitar pukul 01.00 WIB. Saat itu, dua orang korban bernama Syarif Hidayat dan Dimas Ramdani tengah melintas dengan mengendarai sepeda motor dalam perjalanan pulang dari Jakarta menuju Tangerang.
Ketika berada di kawasan Cimone, keduanya sempat terlibat cekcok dengan sekelompok pengendara motor lain di jalan raya. Meskipun korban memilih untuk menjauh, para pelaku justru diduga membuntuti dan mengejar korban hingga ke lokasi kejadian di Flyover Taman Cibodas.
"Korban dikejar oleh sejumlah pelaku yang mengendarai dua unit sepeda motor. Sesampainya di lokasi flyover, korban langsung diserang dengan menggunakan senjata tajam," paparnya.
Akibat serangan keji tersebut, salah seorang korban mengalami enam luka bacokan di area punggung dan paha. Sementara itu, korban lainnya mengalami luka parah di bagian punggung hingga harus menjalani perawatan intensif di rumah sakit.
Selanjutnya, Polsek Jatiuwung bersama Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Metro Tangerang Kota yang menerima laporan langsung bergerak cepat melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) serta menelusuri rekaman CCTV di sepanjang jalur yang dilalui para pelaku saat melarikan diri.
Dari hasil penyelidikan, petugas berhasil mengidentifikasi kelompok pelaku yang diketahui berasal dari wilayah Pasar Kemis hingga Serang, Banten. Dalam operasi penggerebekan yang digelar pada Jumat, 22 Mei 2026, dini hari, polisi berhasil menangkap ketiga tersangka di lokasi yang berbeda-beda.
Dari tangan para pelaku, polisi menyita sejumlah barang bukti, di antaranya satu unit sepeda motor Yamaha Vixion, sebilah celurit, helm, pakaian yang dikenakan saat kejadian, serta telepon genggam.

Ilustrasi. Foto: Metrotvnews.com/Khairunnisa.
Berdasarkan hasil pemeriksaan, aksi penyerangan tersebut dipicu oleh persoalan sepele di jalan raya. Salah seorang pelaku mengaku merasa sakit hati karena merasa diperhatikan (dilirik) oleh korban.
"Pelaku kemudian mengejar korban bersama kelompoknya, memepet kendaraan korban, lalu melakukan pembacokan secara bersama-sama," jelas polisi.
Tidak hanya menyerang, kelompok tersebut juga diduga berusaha merampas barang-barang milik korban. Salah satu pelaku sempat mencoba mengambil kunci motor dan telepon genggam korban, namun usahanya gagal karena mendapat perlawanan dari korban.
Polisi juga mengimbau kepada masyarakat, khususnya para orang tua, untuk meningkatkan pengawasan terhadap aktivitas anak-anak mereka agar tidak terlibat dalam tindak kriminal maupun kekerasan jalanan yang dapat membahayakan keselamatan orang lain.
"Kami akan terus memburu pelaku lain yang terlibat dalam aksi kejahatan jalanan ini, termasuk dalang utama di balik aksi brutal tersebut," ujarnya.