Waspada Virus Nipah! Dinkes DKI Larang Warga Konsumsi Buah Bekas Gigitan Hewan

Ilustrasi Medcom.id

Waspada Virus Nipah! Dinkes DKI Larang Warga Konsumsi Buah Bekas Gigitan Hewan

Achmad Zulfikar Fazli • 3 February 2026 12:43

Jakarta: Dinas Kesehatan DKI Jakarta mengimbau agar masyarakat lebih mewaspadai penularan Virus Nipah dengan tidak mengonsumsi buah yang sudah rusak atau terbuka. Buah yang sudah rusak atau terbuka berisiko terkontaminasi, terutama dari gigitan kelelawar.

“Masyarakat diimbau menjaga kebersihan pangan, mencuci buah sebelum dikonsumsi, menghindari kontak dengan hewan sakit, tidak mengonsumsi buah yang terbuka atau rusak dan diduga terpapar gigitan kelelawar,” ujar Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta, Ani Ruspitawati, di Jakarta, dilansir dari Antara, Selasa, 3 Februari 2026.

Dia mengatakan Virus Nipah merupakan penyakit zoonotik berbahaya yang dapat menular dari hewan ke manusia, bahkan antarmanusia, dengan tingkat kematian yang cukup tinggi.

Dia mengungkapkan penularan Virus Nipah dapat terjadi melalui kontak langsung dengan hewan yang terinfeksi, terutama kelelawar pemakan buah. Penularan juga bisa terjadi melalui konsumsi makanan atau minuman yang terkontaminasi, serta kontak erat dengan penderita.

“Penularan terjadi melalui kontak dengan hewan terinfeksi, terutama kelelawar pemakan buah, konsumsi makanan atau minuman yang terkontaminasi, serta kontak erat dengan penderita,” papar Ani.
 

Baca Juga: 

Cegah Virus Nipah, Kemenkes Perkuat Karantina di Bandara




Ilustrasi - Kelelawar (Chiroptera) merupakan satwa pemakan buah. ANTARA FOTO/Irwansyah Putra.

Gejala Virus Nipah dan Pencegahannya


Ani membeberkan gejala awal penularan Virus Nipah, meliputi demam, sakit kepala, dan nyeri otot. Jika tidak segera ditangani, kondisi tersebut dapat berkembang menjadi gangguan pernapasan hingga radang otak atau ensefalitis.

Ani mengingatkan masyarakat untuk selalu menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat sebagai langkah pencegahan. Masyarakat diimbau segera mencari pertolongan medis apabila mengalami keluhan yang mengarah pada gejala Virus Nipah.

“Segera periksakan diri ke fasilitas kesehatan bila mengalami gejala setelah kontak berisiko,” ujar Ani. 

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Achmad Zulfikar Fazli)