Ilustrasi kereta api. Foto: Istimewa
Kapan Hari Kereta Api Nasional? Ini Tanggal dan Sejarah Peringatannya
Riza Aslam Khaeron • 15 September 2026 11:22
Jakarta: Peringatan Hari Kereta Api Nasional akan jatuh pada Senin, 28 September 2026. Tahun ini, peringatan Hari Kereta Api Nasional memasuki usia ke-81.
Tanggal tersebut tidak diambil dari hari pertama kereta api beroperasi di Indonesia, melainkan untuk memperingati peristiwa pengambilalihan stasiun dan kantor pusat kereta api dari kekuasaan Jepang oleh para pejuang pada 28 September 1945.Peristiwa bersejarah tersebut menandai lahirnya Djawatan Kereta Api Repoeblik Indonesia (DKARI) sebagai operator kereta api nasional pertama di Tanah Air. Berikut adalah sejarah lengkapnya.
Sejarah Hari Kereta Api Nasional

Potret pengambilalihan Balai Besar di Bandung. (Sumber: DKARI, Setahoen Merdeka, 1946 via KAI.id)
Sejarah Hari Kereta Api Nasional tidak terlepas dari situasi Indonesia setelah Proklamasi Kemerdekaan pada 17 Agustus 1945.
Pada masa pendudukan Jepang, jaringan kereta api di Jawa berada di bawah pengelolaan Rikuyu Sokyoku atau urusan angkutan darat pemerintah pendudukan Jepang. Setelah proklamasi, para pekerja kereta api dan pejuang Indonesia mulai mengambil alih berbagai fasilitas perkeretaapian yang masih dikuasai Jepang.
Pengambilalihan berlangsung di sejumlah daerah. Di Jakarta, misalnya, penguasaan terhadap jaringan perkeretaapian berlangsung pada awal September 1945. Puncaknya terjadi di Bandung pada 28 September 1945. Ribuan pekerja kereta api mendatangi Balai Besar Kereta Api Bandung yang ketika itu menjadi kantor pusat perkeretaapian.
Menurut catatan KAI, ratusan pekerja dan pemuda memenuhi halaman kantor pusat saat perwakilan mereka berunding dengan pimpinan Jepang. Setelah pihak Jepang meninggalkan tempat tersebut, bendera Merah Putih dikibarkan dan lagu "Indonesia Raya" dinyanyikan di halaman kantor pusat kereta api untuk pertama kalinya dalam sejarah.
Dua hari setelahnya, para perwakilan kantor daerah kereta api dari Jakarta, Semarang, dan Surabaya menggelar rapat musyawarah. Mereka memutuskan untuk membentuk manajemen baru guna menggantikan struktur lama peninggalan pemerintah kolonial Belanda dan Jepang, yang sekaligus melahirkan DKARI pada 30 September 1945.
Setelah pengakuan kedaulatan, DKARI dan Staatsspoorwegen/Verenigd Spoorwegbedrijf (SS/VS), perusahaan kereta api milik pemerintah Hindia Belanda, kemudian dilebur menjadi Djawatan Kereta Api (DKA) pada 1 Januari 1950.
Awal Mula Kereta Api di Indonesia
Sejarah kereta api di Indonesia sendiri jauh lebih tua daripada Hari Kereta Api Nasional.Pembangunan jalur kereta api pertama dimulai pada 1864 pada masa Hindia Belanda. Jalur tersebut dibangun oleh perusahaan swasta Nederlandsch Indische Spoorweg Maatschappij (NISM) dari Semarang menuju wilayah kerajaan di Jawa bagian tengah.
Lintas pertama yang mulai beroperasi adalah Semarang–Tanggung sepanjang sekitar 25 kilometer, yang diresmikan pada 10 Agustus 1867. Jalur tersebut kemudian diperpanjang hingga Solo pada 1870 dan Yogyakarta pada 1873.
Pemerintah kolonial kemudian ikut serta dalam bisnis perkeretaapian dengan membentuk perusahaan negara Staatsspoorwegen berdasarkan Undang-Undang 6 April 1875 Staatsblad Nomor 141. Perusahaan ini membangun jalur Surabaya–Pasuruan–Malang serta jalur Bogor ke Bandung dan Cicalengka pada tahun 1878.
Apakah Hari Kereta Api Nasional 2026 Libur?
Meski merupakan hari peringatan nasional, Hari Kereta Api Nasional pada Senin, 28 September 2026 bukan hari libur nasional maupun cuti bersama.Berdasarkan SKB Tiga Menteri tentang Hari Libur Nasional dan Cuti Bersama 2026, pemerintah menetapkan 17 hari libur nasional dan delapan hari cuti bersama. Tanggal 28 September tidak termasuk di dalam daftar tersebut.
Jadi, Hari Kereta Api Nasional 2026 tetap diperingati pada Senin, 28 September 2026, tetapi aktivitas perkantoran, sekolah, maupun layanan publik pada umumnya tetap berjalan seperti hari kerja biasa.