Presiden Tiongkok Xi Jinping. (Anadolu Agency)
Xi Jinping Gencarkan Kampanye Antikorupsi, Sekutu Dekat Ikut Diperiksa
Willy Haryono • 26 January 2026 09:20
Beijing: Tiongkok meluncurkan penyelidikan terhadap dua perwira militer paling senior atas dugaan pelanggaran serius terhadap disiplin dan hukum Partai Komunis Tiongkok (PKT). Langkah ini menandai salah satu pembersihan terbesar di tubuh pucuk pimpinan militer dalam beberapa dekade terakhir.
Menurut laporan Reuters dan PTI, Kementerian Pertahanan Tiongkok pada Sabtu mengonfirmasi lalu bahwa Jenderal Zhang Youxia, wakil ketua Komisi Militer Pusat (CMC) yang sangat berkuasa, tengah diselidiki. Pengumuman ini menyorot sosok yang selama ini dikenal sebagai salah satu sekutu militer terdekat Presiden Xi Jinping sekaligus orang nomor dua di angkatan bersenjata Tiongkok.
Zhang Youxia juga merupakan anggota Politbiro Partai Komunis, badan pengambil keputusan tertinggi di Republik Rakyat Tiongkok.
Kemenhan Tiongkok menyatakan perwira senior lain, Jenderal Liu Zhenli, yang menjabat sebagai Kepala Staf Departemen Staf Gabungan CMC, juga sedang dalam penyelidikan.
“Setelah melalui pertimbangan Komite Sentral PKC, diputuskan untuk memulai penyelidikan terhadap Zhang Youxia dan Liu Zhenli,” ujar Kementerian Pertahanan seperti dikutip PTI dan India Today, Senin, 26 Januari 2026.
Media berbasis Hong Kong, mengutip sumber, melaporkan bahwa Zhang secara resmi telah ditahan awal pekan ini oleh penyelidik korupsi militer. Ia dituduh terlibat praktik korupsi, gagal mengawasi secara memadai orang-orang terdekat dan anggota keluarganya, serta tidak melaporkan potensi masalah kepada pimpinan partai sejak dini.
Penyelidikan ini muncul di tengah upaya Beijing mendorong modernisasi militer secara ambisius, sembari memproyeksikan kekuatan yang lebih besar di kawasan.
Kampanye antikorupsi kian intensif
Hilangnya Zhang dari ruang publik dinilai sangat tidak lazim. Ia tidak terlihat sejak pertengahan November, ketika terakhir kali bertemu Menteri Pertahanan Rusia di Moskow. Para diplomat asing menyebut ini baru kali kedua sejak Revolusi Kebudayaan seorang jenderal aktif di CMC diduga jatuh dari kekuasaan.Militer menjadi salah satu fokus utama kampanye antikorupsi Presiden Xi Jinping sejak ia berkuasa pada 2012. Kampanye tersebut telah menjerat puluhan perwira senior, termasuk dua mantan menteri pertahanan.
Dalam beberapa bulan terakhir, mantan wakil ketua CMC He Weidong dikeluarkan dari Partai Komunis dan militer, sementara sejumlah jenderal dan pejabat keamanan lainnya juga dicopot dari jabatan mereka.
Para pejabat memperingatkan bahwa gelombang penindakan ini telah memperlambat pengadaan senjata dan menekan pendapatan perusahaan pertahanan besar, meskipun pada saat yang sama memperkuat kendali Xi atas angkatan bersenjata. Media pemerintah sebelumnya melaporkan lebih dari satu juta pejabat di seluruh Tiongkok telah dihukum dalam kampanye tersebut.
Siapa Zhang Youxia?
Zhang Youxia lahir di Beijing dan bergabung dengan Tentara Pembebasan Rakyat (PLA) pada 1968. Ia meniti karier militer secara bertahap hingga mencapai puncak kepemimpinan. Zhang termasuk sedikit perwira tinggi Tiongkok yang memiliki pengalaman tempur, yakni dalam bentrokan perbatasan dengan Vietnam pada 1979 dan 1984.Media pemerintah menyebut Zhang memiliki kinerja kuat di medan perang dan menilai pengalaman tersebut membentuk pandangannya tentang pentingnya taktik modern, pelatihan yang lebih baik, serta persenjataan canggih.
Profil Departemen Pertahanan AS (Pentagon) pada 2023 menyebut Zhang sebenarnya diperkirakan sudah pensiun beberapa tahun lalu, namun tetap dipertahankan, yang diduga mencerminkan keinginan Xi untuk tetap didampingi penasihat yang dipercaya dan berpengalaman.
Baca juga: Tiongkok Pecat Sembilan Perwira Militer atas Tuduhan Korupsi