Selat Hormuz Memanas, Bahlil Lapor Prabowo untuk Siapkan Alternatif Pasokan Minyak

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia. Metrotvnews.com/Kautsar

Selat Hormuz Memanas, Bahlil Lapor Prabowo untuk Siapkan Alternatif Pasokan Minyak

Kautsar Widya Prabowo • 12 March 2026 19:47

Jakarta: Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia melaporkan perkembangan situasi di Selat Hormuz kepada Presiden Prabowo Subianto. Kondisi geopolitik di kawasan tersebut menjadi perhatian pemerintah karena berpotensi memengaruhi pasokan energi global, termasuk bagi Indonesia.

“Itu salah satu yang juga kita bicarakan, harus ada alternatif-alternatif apa yang akan dipakai ketika Selat Hormuz kondisinya masih seperti ini,” ujar Bahlil usai rapat terbatas di Istana Kepresidenan, Kamis, 12 Maret 2026.

Menurut dia, pemerintah tengah menyiapkan langkah antisipatif dengan mencari alternatif sumber impor minyak mentah selain dari kawasan Timur Tengah. Indonesia berencana mengalihkan sebagian impor minyak mentah dari kawasan Timur Tengah ke sejumlah negara lain.

“Beberapa hari lalu sudah saya laporkan bahwa kita akan mengonversi sumber minyak mentah dari Middle East ke Amerika dan beberapa negara lain, seperti Nigeria, kemudian Brazil, Australia, dan beberapa negara lain,” jelas dia.
 

Baca Juga: 

Selat Hormuz Ditutup, Bahlil Pastikan Pasokan BBM Aman, Stok Dialihkan ke Amerika-Afrika


Ilustrasi minyak mentah. MTVN

Terkait potensi kenaikan harga atau lamanya waktu pengiriman akibat perubahan rute impor, Bahlil menyebut harga minyak mentah bersifat fluktuatif dan akan mengikuti harga Indonesian Crude Price (ICP).

“Harga itu kan fluktuatif. Kita akan mengikuti harga ICP. Yang jelas kita akan mencari alternatif yang terbaik untuk bangsa kita,” kata dia.

Namun, Bahlil belum membahas isu permintaan Iran agar mengusir duta besar Amerika Serikat jika kapal minyak ingin melintas di Selat Hormuz. Dia menyebut pembahasan tersebut tidak masuk dalam agenda rapat dengan Presiden.

“Tadi tidak sampai pembahasannya menyangkut itu,” ujar dia.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Achmad Zulfikar Fazli)