TNI-Polri Siap Kerahkan Personel Tambahan untuk Melindungi Jemaah Haji

Karo Penmas Divisi Humas Polri, Brigjen Pol Trunoyudo Wisnu Andiko. Foto: Metro TV/Siti Yona

TNI-Polri Siap Kerahkan Personel Tambahan untuk Melindungi Jemaah Haji

Siti Yona Hukmana • 13 January 2026 15:46

Jakarta: Polri dan TNI siap mengerahkan personel tambahan untuk diperbantukan sebagai Perlindungan Jemaah (Linjam). Hal ini menanggapi permintaan dari Kementerian Haji.

Karo Penmas Divisi Humas Polri, Brigjen Pol Trunoyudo Wisnu Andiko, menyatakan Korps Bhayangkara siap memenuhi dan mendukung. Sesuai, kapasitas dan kompetensi anggota.

“SSDM Polri juga sudah berkoordinasi untuk mempersiapkan personel-personel yang terbaik,” kata Trunoyudo saat dikonfirmasi, Selasa, 13 Januari 2026.
 


Namun, Trunoyudo belum membeberkan jumlah personel tambahan yang disiapkan. Meski demikian, Trunoyudo menyatakan Polri akan selalu siap untuk memberikan perlindungan terhadap pelaksanaan ibadah haji.

“Polri tentunya akan bertugas melayani dan memberikan perlindungan kepada masyarakat Indonesia yang khususnya akan melaksanakan ibadah Haji nanti,” ujar Trunoyudo.

Kapuspen Mabes TNI, Mayjen Aulia Dwi Nasrullah menyatakan pihaknya telah menyiapkan dan mengikutsertakan pelatihan personel sebagai Linjam untuk mendukung penyelenggaraan ibadah haji. Sementara itu, terkait jumlah personel akan disesuaikan dengan permintaan dan kebutuhan pemerintah, serta hasil koordinasi lebih lanjut dengan kementerian/lembaga terkait.

“Pada prinsipnya, TNI siap mendukung penuh kebijakan pemerintah dalam rangka memberikan perlindungan dan rasa aman bagi jemaah haji Indonesia, sesuai dengan tugas pembantuan dan ketentuan yang berlaku,” ujar Aulia.

Wakil Menteri Haji dan Umrah Dahnil Anzar Simanjuntak menyampaikan bahwa penambahan personel sebagai Perlindungan Jemaah (Linjam) merupakan arahan langsung dari Presiden Prabowo Subianto.

"Ya, kan memang dari TNI-Polri setiap tahun ada. Artinya, disebut dengan Linjam (perlindungan jemaah), petugas keamanan. Itu dari TNI-Polri seperti juga perintah Presiden, kita akan tambah," ujar Dahnil di Kompleks Istana Kepresidenan.

Ibadah Haji. Foto: Dok Kemenag.

Dahnil mengatakan penambahan petugas haji dari unsur TNI-Polri tersebut dilakukan memperkuat unsur perlindungan jemaah. Karena keberadaan petugas keamanan dari kedua institusi itu dinilai mendukung peningkatan kualitas layanan perlindungan jemaah di lapangan.

"Supaya kemudian mereka bisa bertugas lebih baik, karena lebih prima biasanya petugas dari TNI dan Polri. Dan kita akan putuskan tambah petugas dari TNI dan Polri," kata Dahnil.

Sementara terkait persentase penambahan personel petugas haji dari TNI-Polri, Dahnil belum bisa memastikan. Karena masih menunggu pembahasan lebih lanjut.

"Persentasenya nanti kita lihat. Karena secara khusus belum kita bahas. Yang jelas bertambah, gitu," pungkas dia.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(M Sholahadhin Azhar)