Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi. Foto: Anadolu
Menlu Iran Tuduh Pasukan AS Gunakan Warga Arab sebagai Perisai Manusia
Fajar Nugraha • 27 March 2026 11:33
Teheran: Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menuduh pasukan Amerika Serikat menggunakan warga sipil Arab sebagai perisai manusia.
Pernyataan itu disampaikan melalui unggahan di platform X pada Kamis 26 Maret 2026. Araghchi menyatakan pasukan AS meninggalkan pangkalan militer di kawasan Teluk dan berlindung di area sipil.
“Mereka menggunakan warga negara Teluk sebagai perisai manusia,” ucapnya, dikutip dari media Press TV, Kamis, 26 Maret 2026.
Menurutnya, tindakan pasukan AS melanggar prinsip hukum humaniter internasional. Ia menilai langkah tersebut justru membahayakan warga sipil di negara yang selama ini menampung fasilitas militer AS.
Pernyataan ini muncul di tengah konflik yang meningkat sejak 28 Februari antara AS, Israel, dan Iran. Iran menuduh serangan awal menargetkan fasilitas sipil dan menewaskan ratusan orang.
Sebagai balasan, Iran meluncurkan serangan rudal dan drone hampir setiap hari ke target militer di wilayah Israel dan pangkalan AS. Iran juga dilaporkan memblokir Selat Hormuz bagi kapal energi yang terkait dengan pihak lawan.
Araghchi menilai respons Iran menunjukkan kekuatan dan ketegasan negara tersebut dalam menghadapi tekanan militer. Ia menegaskan Iran akan terus melawan serangan yang dianggap tidak beralasan.
Ia juga menuding komandan militer AS lebih fokus pada keselamatan pasukan sendiri dibanding melindungi sekutu di kawasan. Pernyataan ini menambah ketegangan di tengah konflik regional yang belum menunjukkan tanda mereda.
(Keysa Qanita)
Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow akun Google News Metrotvnews.com