Tiongkok meluncurkan Enterprise Going Global Partnership Program untuk membantu perusahaan memperluas investasi di ASEAN. (Istimewa)
Tiongkok Luncurkan Program Enterprise Going Global untuk Perkuat Ekspansi ke ASEAN
Willy Haryono • 11 July 2026 15:00
Jakarta: Tiongkok resmi meluncurkan Enterprise Going Global Partnership Program, sebuah platform layanan terpadu yang dirancang untuk mendukung perusahaan-perusahaan Tiongkok memperluas investasi dan memperdalam penetrasi pasar di kawasan ASEAN.
Program tersebut diperkenalkan dalam China–ASEAN Digital Economy Cooperation Development Closed-door Meeting yang menjadi bagian dari rangkaian Global Digital Economy Conference 2026 di Distrik Daxing, Beijing, pada 3 Juli lalu.
Mengusung tema "Connecting ASEAN through Digital Intelligence, Creating a Shared Future," forum tersebut mempertemukan perwakilan pemerintah, organisasi internasional, dunia usaha, dan perguruan tinggi dari Tiongkok serta negara-negara ASEAN untuk membahas penguatan kerja sama ekonomi digital dan inovasi teknologi.
Dalam siaran pers yang diterima Metrotvnews.com, Sabtu, 11 Juli 2026, disebutkan bahwa delegasi Indonesia dipimpin Wakil Menteri Koordinator Bidang Perekonomian RI Ali Murtopo Simbolon yang hadir sebagai pembicara utama dalam forum tersebut.
Selain Indonesia, pertemuan juga dihadiri perwakilan Kedutaan Besar Vietnam di Tiongkok, Global Digital Economy Cities Alliance, serta sejumlah perusahaan dari sektor teknologi digital, energi baru, kawasan industri pintar, dan layanan lintas negara.
Program Enterprise Going Global Partnership yang diluncurkan oleh China–ASEAN Industry Cooperation Development Promotion Association (CAICPDA) dirancang sebagai sistem layanan terpadu bagi perusahaan mulai dari tahap riset pasar, investasi, implementasi proyek, hingga operasional jangka panjang di kawasan ASEAN.
Layanan yang disediakan mencakup dukungan hukum, perpajakan, pembiayaan, promosi merek, kepatuhan lintas negara, serta konsultasi profesional untuk membantu perusahaan menjalankan ekspansi bisnis secara berkelanjutan.
Peluncuran program tersebut dilakukan di tengah semakin eratnya hubungan ekonomi antara Tiongkok dan ASEAN serta meningkatnya peluang kerja sama setelah implementasi Kemitraan Ekonomi Komprehensif Regional (RCEP).
Forum tersebut juga menghasilkan sejumlah kesepakatan strategis, termasuk penandatanganan kerja sama antara Global Digital Economy Cities Alliance dan CAICPDA.
Integrasi Ekonomi Digital Regional
Pada kesempatan yang sama, nota kesepahaman pembentukan Beijing Indonesia Innovation Center juga ditandatangani dan pusat inovasi tersebut resmi diluncurkan.Pusat inovasi tersebut dibangun melalui kolaborasi antara Beijing Digital Economy Enterprise Overseas Innovation Service Base, CAICPDA, University of Science and Technology Beijing, President University Indonesia, serta Jababeka Group dengan dukungan Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Republik Indonesia.
Beijing Indonesia Innovation Center akan berfokus pada pengembangan kecerdasan buatan (AI), e-commerce lintas batas, teknologi finansial, kota pintar, pengembangan teknologi, ekspansi pasar, serta peningkatan kapasitas sumber daya manusia.
Inisiatif tersebut diharapkan mampu memperkuat konektivitas investasi, teknologi, talenta, dan pasar antara Indonesia dan Tiongkok.
Dalam sesi diskusi utama, delegasi Indonesia dan Vietnam memaparkan arah kebijakan ekonomi digital nasional serta peluang kerja sama di sektor energi baru, pertanian digital, kawasan industri pintar, dan logistik digital.
Sementara itu, sejumlah perusahaan seperti Mingyang Smart Energy, Jababeka Group Indonesia, WHA Industrial Park Vietnam, dan Banpu Group Thailand turut mempresentasikan proyek-proyek unggulan mereka di bidang energi hijau dan kawasan industri pintar.
Forum juga menghadirkan sesi business matching khusus untuk Indonesia, Vietnam, dan Thailand guna mempercepat realisasi investasi dan proyek kerja sama konkret di kawasan ASEAN.
Ke depan, Distrik Daxing Beijing bersama CAICPDA, Global Digital Economy Cities Alliance, pemerintah, perusahaan, dan perguruan tinggi di negara-negara ASEAN berkomitmen memperluas implementasi Enterprise Going Global Partnership Program guna memperkuat integrasi ekonomi digital regional.
Baca juga: Sinergi Indonesia-Tiongkok Perkuat Stabilitas Kawasan dan Sentralitas ASEAN