Ilustrasi. Foto: Dok. Medcom.id.
Revitalisasi Sekolah Dinilai Mampu Ringankan Beban Anggaran Daerah
Fachri Audhia Hafiez • 6 March 2026 06:53
Jakarta: Ketua Komite III DPD RI, Filep Wamafma, menekankan pentingnya Program Revitalisasi Sekolah dari pemerintah pusat sebagai solusi konkret untuk menekan beban anggaran pendidikan di tingkat daerah. Program ini dinilai menjadi instrumen vital bagi pemerintah daerah (pemda) di tengah kebijakan efisiensi anggaran nasional yang juga berdampak pada sektor pendidikan.
“Program revitalisasi sekolah ini program yang sangat baik dan mengurangi beban anggaran daerah. Maka pemda wajib pro-aktif dalam program ini di tengah kebijakan efisiensi anggaran yang juga berdampak ke sektor pendidikan,” ujar Filep di sela agenda Konsolidasi Daerah (Konsolda) Pendidikan di Sorong, Papua Barat Daya, dikutip melalui keterangan tertulis, Jumat, 6 Maret 2026.
Baca Juga :
Redam Eskalasi di Timteng, Presiden Prabowo dan PM Pakistan Disebut Berencana ke Teheran
Filep menekankan komitmen Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) dalam melakukan percepatan pembangunan fisik dan mutu sekolah harus disambut cepat oleh instansi teknis di daerah. Menurutnya, Dinas Pendidikan Provinsi maupun Kabupaten/Kota wajib menyiapkan basis data yang akurat agar sekolah-sekolah di Tanah Papua, khususnya di wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T), mendapatkan prioritas bantuan dari pusat.
Senator asal Papua Barat itu menyoroti bahwa revitalisasi ini tidak boleh hanya menyasar sekolah negeri, tetapi juga sekolah-sekolah yayasan di pelosok yang telah lama mengabdi. Baginya, dukungan anggaran pusat untuk sekolah swasta akan sangat meringankan kewajiban daerah dalam mendistribusikan APBD yang terbatas.
“Harapan saya bahwa semua sekolah se-Tanah Papua atau setidaknya di wilayah 3T itu menjadi skala prioritas dalam pembangunan pendidikan. Dalam hal ini diperlukan peran aktif dari semua pihak khususnya instansi teknis, Dinas Pendidikan Provinsi dan kabupaten/kota wajib untuk mem-backup kepala daerah untuk menyiapkan data yang dibutuhkan oleh kementerian agar mempercepat proses realisasi,” ujar Filep.

Ketua Komite III DPD RI, Filep Wamafma (depan, keempat dari kiri). Foto: Dok. Istimewa.
Melalui sinergi data yang tepat antara daerah dan pusat, Filep meyakini visi Papua Cerdas dapat terakselerasi tanpa harus menguras anggaran daerah secara berlebihan. Ia memastikan mengawal penuh realisasi program pusat tersebut agar benar-benar menyentuh sekolah-sekolah di pedalaman yang selama ini kurang tersentuh pembangunan fisik.
“Saya akan mem-backup 100 persen agar program revitalisasi sekolah di wilayah 3T khususnya di wilayah Tanah Papua ini menjadi prioritas untuk pendidikan di Tanah Papua,” ucap Filep.