Ilustrasi longsor. Dok Metrotvnews
Farhan Zhuhri • 30 November 2025 11:15
Jakarta: Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta mengeluarkan peringatan dini tanah longsor periode November 2025. Sebanyak 13 kecamatan yang berada di wilayah Jakarta Selatan dan Jakarta Timur berada di Zona Menengah-Tinggi longsor.
Prakiraan wilayah potensi longsor disusun berdasarkan hasil tumpang susun (overlay) antara peta zona kerentanan gerakan tanah dengan peta prakiraan curah hujan bulanan dari BMKG. Kepala Pusat Data dan Informasi (Pusdatin) BPBD DKI Jakarta Muhammad Yohan mengatakan pada zona menengah, gerakan tanah dapat terjadi jika curah hujan di atas normal, terutama pada daerah yang berbatasan dengan lembah sungai, gawir, tebing jalan atau jika lereng mengalami gangguan.
“Sementara pada zona tinggi, gerakan tanah dapat terjadi jika curah hujan di atas normal. Gerakan tanah lama juga dapat aktif kembali,” ujar Yohan, Jakarta, Minggu, 30 November 2025.
BPBD DKI Jakarta mengimbau masyarakat tetap berhati-hati dan waspada terhadap potensi longsor saat curah hujan di atas normal.
Baca Juga:
Ancaman Longsor, BPBD Temanggung Minta Warga di Perbukitan Siaga |