Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa dalam Acara Sarasehan 100 Ekonom Indonesia. Foto: Tangkapan layar siaran YouTube Metro TV.
Purbaya Ungkap Suka Duka Setahun Jadi Menkeu, Masih Pede Ekonomi RI Tembus 6%
Insan Suardi • 8 September 2026 15:50
Jakarta: Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa mengungkap suka duka selama setahun menjabat sebagai bendahara negara.
Purbaya dilantik sebagai Menteri Keuangan pada 8 September 2025. Selama menjalankan tugas, ia mengaku menghadapi berbagai tekanan dalam menjaga stabilitas perekonomian nasional.
Tekanan tersebut bahkan berdampak pada kondisi fisiknya. Purbaya mengatakan berat badannya sempat turun dari sekitar 102 kilogram saat mulai menjabat menjadi 97–98 kilogram, hingga mencapai 88 kilogram.
"Paling gampang lihat berat badan saya, kan? Pas jadi Menteri saya 102 (kg). Sekarang 97 (kg), 98 (kg). Terus sudah pulih. Terus sampai 88 (kg). Berarti kerjanya memang berat, ya," ungkap Purbaya di Jakarta, dikutip Selasa, 8 September 2026.
Selain menghadapi tekanan ekonomi, Purbaya menyebut dirinya harus bekerja ekstra untuk membangun kepercayaan publik terhadap stabilitas perekonomian nasional.
Purbaya puas uji kebijakan ekonomi
Di sisi lain, Purbaya mengaku mendapat kepuasan dari kesempatan merancang dan menguji kebijakan makroekonomi secara langsung.
Sebagai seorang ekonom, ia menilai hal menarik dalam menjalankan tugas sebagai Menteri Keuangan adalah melihat secara langsung dampak kebijakan terhadap perekonomian.
"Kalau sukanya di sini. Kalau untuk ilmuwan seperti saya, ekonom kan ilmuwan. Itu paling menarik adalah ketika saya menguji teori-teori di lapangan langsung," tutur dia.
Menurut Purbaya, hasil kebijakan yang dirancang pemerintah mulai terlihat dari pergerakan pertumbuhan ekonomi. Ia menilai perekonomian Indonesia telah keluar dari pola pertumbuhan di kisaran lima persen.
"Dan bisa lihat hasilnya sesuai dengan apa yang kita prediksi atau yang direncanakan. Jadi, walaupun ekonomi kita sekarang belum lari kencang-kencang, tapi sudah keluar, saya pastikan sudah keluar dari pertumbuhan lima persen," terang dia.
Purbaya menyebut pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal I tahun lalu mencapai 5,39 persen dan kuartal pertama tahun ini sebesar 5,61 persen. Pertumbuhan kemudian berada di level 5,29 persen pada periode berikutnya.
Ia menilai perlambatan tersebut tidak terlepas dari adanya gangguan ekonomi global. Namun, Purbaya optimistis perekonomian Indonesia memiliki ruang untuk bergerak menuju pertumbuhan 6 persen.
"Walaupun ada gangguan global, tapi sekarang siap untuk gerak. Sekarang enam persen lagi. Terus, kuartal keempat tahun ini bisa mendekati enam persen," aku Purbaya.

(Ilustrasi. Foto: Medcom.id)
Pertumbuhan ekonomi mulai bergerak
Purbaya mengatakan capaian tersebut menjadi salah satu hal yang membuatnya merasa puas selama menjalankan tugas sebagai Menteri Keuangan.
Ia menilai kebijakan ekonomi yang diterapkan pemerintah mulai menunjukkan hasil, meski masih terdapat sejumlah kendala yang perlu diatasi.
"Yang paling menarik adalah ketika teori bisa diuji di lapangan tadi. Hasilnya sesuai dengan kenyataan. Walaupun kita tahu masih banyak kendala-kendala yang membuat kita belum berjalan secara optimal. Tapi yang penting adalah saya sudah bisa melihat mesin pertumbuhan mulai bergerak," papar Purbaya.