Menteri Koordinator bidang Perekonomian Airlangga Hartarto. Foto: Tangkapan Layar.
Airlangga: Tiket Pesawat Naik 9-13 Persen
Siti Yona Hukmana • 6 April 2026 15:09
Jakarta: Menteri Koordinator bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyebut harga tiket pesawat domestik akan naik 9-13 persen. Kenaikan ini karena harga avtur mengalami kenaikan.
"Untuk menjaga kenaikan harga tiket domestik agar tetap terjangkau oleh masyarakat, maka pemerintah menjaga kenaikan harga tiket hanya di kisaran 9-13 persen," kata Airlangga dalam konferensi pers, Senin, 6 April 2026.
"Nah perbulannya jadi kalau kita persiapkan untuk 2 bulan maka ini Rp2,6 triliun agar harga tiket naiknya maksimum di 9-13," ujar Airlangga.
Airlangga menyebut kebijakan serta Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) ini akan diberlakukan dalam waktu dua bulan. Pemerintah disebut akan terus mengevaluasi geopolitik atau perang di Timur Tengah.
Kemudian, Pertamina juga diberikan relaksasi payment system mekanisme pembayaran dengan maskapai, guna menjaga dan meningkatkan daya saing ekosistem industri penerbangan.
"Pemerintah juga memberikan insentif penurunan bea masuk untuk toko cadangan pesawat menjadi 0 persen. Jadi cukup cadang pesawat itu diberikan biaya masuk 0 persen, sehingga diharapkan bisa juga menurunkan biaya operasional daripada maskapai penerbangan," ujar Airlangga.
.jpeg)
Menteri Koordinator bidang Perekonomian Airlangga Hartarto. Foto: Tangkapan Layar.
Sementara itu, Airlangga mengungkapkan harga avtur di berbagai negara seperti di Thailand berada di angka Rp29.518, Filipina Rp25.326 per liter. Ia menyebut avtur ini merupakan BBM non subsidi yang harganya mengikuti perkembangan pasar. Indonesia disebut harus menyesuaikan harga itu.
"Karakter hari ini kita lihat di Bandara Soekarno Hatta itu harga avtur per 1 April kemarin sudah sekitar 23.000-an ya nah ini Rp23.551 per liter. Nah, kenaikan harga avtur ini tentu mempengaruhi struktur biaya operasional dari maskapai nasional, dimana harga avtur itu berkontribusi terhadap 40 persen dari biaya operasional pesawat," ungkap Airlangga.
Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow akun Google News Metrotvnews.com