Selidiki Tembok GOR Kemayoran Ambruk, Puslabfor Polri Olah TKP Besok

Lokasi ambruknya tembok parapet Gelanggang Olahraga (GOR) Kemayoran, Jakarta Pusat. Foto: Metrotvnews.com/Christian.

Selidiki Tembok GOR Kemayoran Ambruk, Puslabfor Polri Olah TKP Besok

Christian • 26 January 2026 17:23

Jakarta: Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor) Mabes Polri dijadwalkan melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) di lokasi ambruknya tembok parapet Gelanggang Olahraga (GOR) Kemayoran, Jakarta Pusat. Langkah ini diambil untuk mendalami spesifikasi bahan bangunan yang diduga menjadi pemicu robohnya bagian gedung tersebut.

“Direncanakan besok Puslabfor Mabes Polri akan lakukan olah TKP. Langkah tersebut sebagai bentuk rangkaian penyelidikan terkait spesifikasi bahan bangunan,” ucap Kapolsek Kemayoran, Kompol Agung Ardiansyah, di Polsek Kemayoran, Senin, 26 Januari 2026.
 



Agung menjelaskan bahwa penyidik telah memeriksa sejumlah saksi, termasuk pihak pengelola dan penerima jasa konstruksi. Pihak kepolisian juga berencana memanggil pihak terkait lainnya untuk memperkuat proses penyelidikan. Selama proses hukum berjalan, seluruh aktivitas di dalam GOR dihentikan total.

“Segala bentuk kegiatan di dalam GOR Kemayoran ditutup sementara. Kami juga akan panggil dari pihak-pihak lain dalam proses penyelidikan ini,” tegas Agung.


Kapolsek Kemayoran, Kompol Agung Ardiansyah. Foto: Metrotvnews.com/Christian.

Peristiwa robohnya atap GOR ini terjadi pada Jumat malam, 23 Januari 2026, saat wilayah tersebut diguyur hujan deras disertai angin kencang. Insiden ini mengakibatkan 11 sepeda motor dan satu unit ambulans tertimpa material bangunan.

Lurah Serdang, Suci Asliyati, mengonfirmasi bahwa tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Namun, ambruknya atap gedung yang terjadi saat proses perawatan itu turut menghancurkan pagar gedung.

Di sisi lain, Kanit Reskrim Polsek Kemayoran Iptu Budi Setiadi mengungkapkan adanya dugaan ketidaksesuaian prosedur operasional standar (SOP) dalam pembangunan gedung. Mengingat GOR tersebut baru saja selesai dibangun dan belum lama digunakan, polisi mencurigai adanya kekurangan kualitas material.

“Itu gedung kita tahu baru saja dibangun dan belum lama dipergunakan. Bisa jadi adanya kekurangan semen atau aspek lainnya hingga atap gedung tersebut roboh,” ujar Budi.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Fachri Audhia Hafiez)