Pemkab Lebak Usulkan Pembangunan Flyover di 2 Perlintasan KA

Plt Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) Kabupaten Lebak Widy Ferdian. ANTARA/Mansur

Pemkab Lebak Usulkan Pembangunan Flyover di 2 Perlintasan KA

Whisnu Mardiansyah • 1 May 2026 10:19

Lebak: Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lebak mengusulkan proyek pembangunan jembatan layang atau flyover di dua perlintasan kereta api (KA). Pembangunan ini bertujuan untuk kelancaran, kenyamanan, dan keselamatan pengendara angkutan serta masyarakat.

Plt Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) Kabupaten Lebak, Widy Ferdian, mengatakan pemerintah daerah mengusulkan flyover di perlintasan sebidang yang akan dibiayai sepenuhnya oleh APBN. Saat ini, proses penyusunan dokumen perencanaan masih berlangsung dan dilakukan oleh Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Provinsi Banten.

Dua proyek flyover perlintasan kereta api yang diusulkan adalah Flyover Cipanas (Tanjakan Bang Arum Narimbang) dan Flyover Citeras-Cikande. Volume perjalanan kereta api di kedua lokasi tersebut cukup tinggi. Oleh karena itu, diperlukan pemisahan jalur yang lebih aman dari lalu lintas kendaraan darat. Selama ini, perlintasan sebidang di lokasi tersebut cukup padat kendaraan dan kerap menimbulkan kecelakaan maut. Kondisi ini mendorong urgensi pembangunan flyover.

"Kami berharap pembangunan flyover perlintasan KA itu bisa direalisasikan tahun depan," kata Widy Ferdian di Lebak, seperti dilansir Antara, Jumat, 1 Mei 2026.
 


Menurut Widy, besaran anggaran pembangunan dua flyover perlintasan sebidang tersebut hingga kini masih menunggu proses dokumen Feasibility Study (FS) atau studi kelayakan dan Detail Engineering Design (DED) atau perancangan teknis terperinci.

Widy menjelaskan Pemerintah Kabupaten Lebak bersama BPJN Banten saat ini sedang melakukan penyusunan dokumen perencanaan proyek pembangunan flyover yang akan dibiayai APBN.


Palang pintu manual dibanguan di perlintasan sebidang, Jalan Ampera, Kota Bekasi. (Metro TV/Ahmad Nur Hidayat)

Jika proyek flyover perlintasan KA dibebankan ke pemerintah daerah, Widy memastikan pemkab tidak mampu membiayainya. Hal ini mengingat adanya keterbatasan APBD, terlebih dengan adanya kebijakan efisiensi anggaran.

"Kami meyakini pembangunan flyover perlintasan sebidang itu bisa direalisasikan. Terlebih, Presiden Prabowo Subianto menyetujui usulan perbaikan infrastruktur menyusul kecelakaan kereta di Bekasi Timur," kata Widy.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Whisnu M)