Izz al-Din al-Haddad. (Istimewa)
Pemimpin Hamas Diklaim Tewas, Ini 5 Calon Pengganti Izz al-Din al-Haddad
Riza Aslam Khaeron • 16 May 2026 20:32
Jakarta: Militer Israel (IDF) mengklaim telah menewaskan pemimpin de facto Hamas di Gaza, Izz al-Din al-Haddad, dalam sebuah serangan udara pada 15 Mei 2026. Operasi tersebut dilaporkan memakan korban jiwa sebanyak tiga orang dan menyebabkan 20 lainnya luka-luka.
Hingga saat ini, pihak Hamas belum memberikan konfirmasi resmi terkait nasib pemimpin mereka. Namun, jika informasi ini terbukti benar, Haddad akan menjadi pemimpin de facto keempat yang berhasil dilumpuhkan Israel sejak pecahnya perang di Gaza pada Oktober 2023.Sebelumnya, jajaran elit Hamas seperti Ismail Haniyeh, Yahya Sinwar, hingga Mohammad Sinwar telah lebih dulu dinyatakan tewas. Selain itu, Israel juga menargetkan pejabat kunci lainnya termasuk Mohammed Deif, Marwan Issa, dan Rawhi Mushtaha.
Rentetan kehilangan tokoh sentral ini memicu spekulasi di kalangan analis bahwa Hamas tengah menghadapi fenomena leadership vacuum atau kekosongan kepemimpinan yang serius.
Lantas, jika Haddad benar-benar gugur, siapa yang akan memegang tongkat komando di Gaza? Berikut adalah beberapa sosok yang diprediksi akan menjadi calon penggantinya:
1. Mohammed Odeh
Nama yang paling santer disebut dalam bursa suksesi Haddad adalah Mohammed Odeh, mantan kepala intelijen militer Hamas. Odeh dipandang sebagai salah satu dari sedikit figur senior yang masih bertahan di Gaza setelah gelombang serangan Israel yang menyasar jajaran komando tinggi.Odeh memiliki posisi unik sebagai satu-satunya figur yang tersisa dari generasi komandan asli yang terlibat langsung dalam pecahnya konflik sejak 7 Oktober 2023.
Perannya semakin krusial setelah ia mengambil alih komando Brigade Gaza Utara menyusul tewasnya Ahmed Ghandour pada November 2023 dan dilaporkan telah mengambil alih sebagai kepala operasi dan produksi senjata kelompok tersebut setelah pembunuhan Raed Saad pada Desember 2025.
Latar belakangnya yang kuat di bidang militer dan intelijen menjadikannya kandidat paling relevan untuk mengisi celah strategis yang ditinggalkan Haddad.
2. Muhannad Rajab
Muhannad Rajab muncul sebagai kandidat potensial seiring dengan laporan restrukturisasi internal di tubuh Hamas. Ia dikabarkan telah mengambil alih posisi komandan Brigade Kota Gaza — unit yang sebelumnya dipimpin langsung oleh Haddad.Dalam berbagai laporan, Rajab sering dijuluki sebagai shadow figure atau "sosok bayangan" di dalam Brigade al-Qassam.
Meskipun profilnya minim informasi publik, kemunculannya menandakan adanya regenerasi komando di saat para pemimpin senior gugur di medan perang. Mengingat signifikansi strategis wilayah Kota Gaza sebagai pusat kekuatan, posisi Rajab saat ini menempatkannya di garis depan daftar calon pemimpin masa depan.
| Baca Juga: Profil Izz al-Din al-Haddad, Pemimpin Hamas yang Diklaim Tewas oleh Israel |
3. Haitham al-Khawajri

Haitham al-Khawajri. (IDF)
Sebagai komandan Batalion al-Shati, Haitham al-Khawajri memiliki rekam jejak yang cukup menarik. Namanya sempat menjadi sorotan dunia ketika Israel mengumumkan kematiannya pada Desember 2023. Namun, intelijen Israel kecolongan saat Khawajri tiba-tiba muncul kembali ke publik dalam sebuah seremoni pembebasan sandera pada awal 2025.
Kemunculan Khawajri menjadi simbol kegagalan penilaian intelijen Israel sekaligus menunjukkan daya tahan para komandan lapangan Hamas. Meski ia merupakan veteran yang disegani, peluangnya untuk naik menjadi pemimpin utama diprediksi lebih kecil dibandingkan Odeh, mengingat perannya yang selama ini lebih terkonsentrasi pada komando batalion ketimbang kepemimpinan politik-militer secara menyeluruh.
4. Hussein Fayyad
Hussein Fayyad adalah komandan Batalion Beit Hanoun yang juga merupakan sisa-sisa dari struktur militer inti Hamas di Gaza. Serupa dengan Khawajri, Fayyad adalah sosok yang sempat diklaim tewas oleh militer Israel sebelum akhirnya terbukti masih hidup melalui rekaman video yang beredar.Eksistensi Fayyad pasca-gencatan senjata mengejutkan otoritas keamanan Israel yang sebelumnya telah menyatakan ia berhasil dilumpuhkan. Mewakili kekuatan Hamas di wilayah utara Gaza, khususnya Beit Hanoun, Fayyad memiliki pengaruh kuat dalam memperkuat moral dan komando lapangan.
5. Imad Aslim
Imad Aslim merupakan sosok dengan profil paling misterius dibandingkan kandidat lainnya. Informasi mengenai dirinya sangat terbatas, namun namanya mulai mencuat bersama Khawajri sebagai komandan batalion veteran yang masih aktif dalam struktur Brigade Gaza.Kelangkaan figur senior yang masih hidup membuat nama seperti Aslim menjadi sangat berharga dalam menjaga kelangsungan organisasi. Jika Hamas memutuskan untuk menggunakan pendekatan kepemimpinan kolektif demi menghindari target tunggal oleh Israel, tokoh seperti Aslim kemungkinan besar akan memainkan peran kunci di balik layar untuk memperkuat stabilitas komando di lapangan.
Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow akun Google News Metrotvnews.com