Kakorlantas Polri Irjen Agus Suryonugroho. Foto: Metrotvnews.com/Siti Yona Hukmana
Korlantas Siapkan Check Point Pemeriksaan Kendaraan pada Masa Mudik
Siti Yona Hukmana • 24 February 2026 16:11
Jakarta: Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri menyiapkan check point pemeriksaan kendaraan angkutan penumpang pada masa mudik Lebaran 2026. Langkah ini dilakukan untuk memastikan keselamatan penumpang.
Kepala Korlantas (Kakorlantas) Polri Irjen Pol. Agus Suryonugroho meninjau langsunglokasi check point pemeriksaan kendaraan di KM 81 Tol Cikampek-Palimanan (Cipali), Jawa Barat. Agus mengatakan pemeriksaan akan difokuskan pada kendaraan bus dan travel dengan fokus meliputi kelaikan kendaraan, kesehatan pengemudi, serta kelengkapan administrasi seperti SIM dan STNK.
"Prioritas pertama adalah bus penumpang dan travel karena membawa banyak masyarakat. Kendaraan harus laik jalan, pengemudinya sehat, termasuk administrasinya lengkap," kata Agus seperti dilansir dari Antara, Selasa, 24 Februari 2026.
Agus menyebut kunjungannya di KM 81 Tol Cipali untuk memastikan kesiapan pengamanan arus mudik tahun ini. Ia menegaskasn negara hadir untuk memastikan perjalanan mudik berjalan aman hingga masyarakat sampai tujuan.

Ilustrasi. Foto: Dok istimewa
Dalam kesempatan yang sama, Direktur Utama PT Jasa Raharja Muhammad Awaluddin mengatakan, Jasa Raharja akan menyiapkan pos pelayanan terpadu di KM 81 Tol Cipali. Itu sebagai bagian dari 25 pos pelayanan yang disiagakan di jalur mudik nasional.
"Pos pelayanan terpadu itu nanti akan berkolaborasi bersama seluruh stakeholder yang ditugaskan di KM 81 ini untuk diposisikan sebagai check point station," kata Awaluddin.
Pos pelayanan terpadu itu akan mendukung pemeriksaan kesehatan pengemudi, serta menyediakan informasi jalur mudik, titik rawan kecelakaan, hingga potensi kepadatan lalu lintas guna menekan angka kecelakaan selama periode mudik.
Sementara itu, Direktur Jalan Bebas Hambatan Kementerian Pekerjaan Umum (PU) Dedi Gunawan, memastikan perbaikan infrastruktur di ruas Tol Cipali, termasuk penanganan lubang jalan. Perbaikan ini ditargetkan rampung maksimal H-7 hingga H-10 lebaran.
Hal itu sebagai salah satu upaya untuk mencegah terjadinya kecelakaan kendaraan. Terakhir, ada pos pemantauan disiapkan di rest area dan jalur nasional utama.